LANGIT7.ID-, Jakarta- - Shalat Tahajud sangat dianjurkan untuk didirikan umat muslim. Dilakukan pada malam hari atau malam menjelang pagi atau sepertiga malam setelah terjaga dari tidur. Ada begitu banyak manfaat yang didapat dari menunaikan ibadah ini, termasuk secara psikologi.
Sebagaimana yang disebutkan dalam Alquran Surat Al-Isra ayat 79, yang artinya:
“Pada waktu sebagian malam, hendaklah kamu bertahajud sebagai tambahan kepadamu. Semoga Tuhanmu mengangkatmu ke derajat yang terpuji,”
Hukum dari shalat Tahajud adalah sunnah muakad. Namun tahukah Anda pada mulanya, shalat ini sesungguhnya diwajibkan oleh Allah Swt sebagainya firman-Nya di Surah Al-Muzzammil ayat 2 yang artinya:
“Bangunlah di malam hari (untuk salat) kecuali sedikit (daripadanya).”
Namun, setelah turunnya ayat 20 dalam surat ini, Allah mengubah shalat tahajud sebagai shalat sunnah.
Baca juga:
Tata Cara Mandi Wajib yang Harus DipahamiSesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwa engkau (Nabi Muhammad) berdiri (salat) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersamamu.
Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menghitungnya (secara terperinci waktu-waktu tersebut sehingga menyulitkanmu dalam melaksanakan shalat malam). Maka, Dia kembali (memberi keringanan) kepadamu. Oleh karena itu, bacalah (ayat) Al-Qur’an yang mudah (bagimu).
Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit, dan yang lain berjalan di bumi mencari sebagian karunia Allah serta yang lain berperang di jalan Allah, maka bacalah apa yang mudah (bagimu) darinya (Al-Qur’an). Tegakkanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan berikanlah pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik. Kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)-nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya.
Mohonlah ampunan kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Selain telah disebutkan dalam Al Quran tentang perintah sholat Tahajud, pada kenyataannya menunaikan sholat ini bukan lagi sekadar menjalani perintah melainkan begitu banyak manfaat yang didapat.
Bagi sebagian orang bangun di sepertiga malam untuk menunaikan Tahajud bukan hanya memberikan kesempatan meraih ketenangan dan kedamaian, tetapi juga menjadi momen istimewa untuk mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa.
“Bangun di sepertiga malam juga banyak sekali manfaat yang diterima tubuh baik fisik dan psikis juga,” kata Psikolog Intan Erlita melalui @titikputih._ dilihat Jumat (19/7/2024).
Hal tersebut dapat dianalisis dari perspektif psikologi, lanjutnya.
Berikut ini manfaat yang diterima tubuh baik fisik dan psikis dari bangun di sepertiga malam.
Manfaat fisik:
- Kualitas tidur yang lebih baik
- Meningkatkan fokus dan produktivitas
- Kesehatan fisik
Manfaat psikis:
- Manajemen stress
- Pengendalian emosi
- Pengembangan diri
“Semoga dengan kebiasaan ini membawa keberkahan dalam hidup dan membantu kita menjadi pribadi yang lebih baik,” tutup Intan Erlita.
(ori)