home edukasi & pesantren

Dosen Unair Terpilih Jadi Vice President Council of Asian Science Editors

Sabtu, 20 Juli 2024 - 08:00 WIB
Ferry Efendi SKep Ns MSc PhD (Kiri) bersama Sekjen Council of Asian Science Editors (CASE). Foto: Ist
Ferry Efendi SKep Ns MSc PhD yang merupakan, Dosen Fakultas Keperawatan (FKp) Universitas Airlangga (UNAIR), baru saja terpilih menjadi Vice President Council of Asian Science Editors (CASE). Ferry akan bertugas selama periode 2024 hingga 2026. Sebelum terpilih menjadi Vice President, Ferry lebih dulu terpilih menjadi Ketua Komite Hubungan Eksternal CASE selama 2022 hingga 2024.

Dalam mengemban tanggung jawab baru, Ferry akan berkolaborasi bersama President CASE dalam mewujudkan misi utama. “Tentunya nanti saya akan membantu dan berkolaborasi bersama President CASE dalam beberapa fokus serta misi utama,” tuturnya.

Misi tersebut antara lain meningkatkan standar editorial jurnal ilmiah, menjalankan misi pendidikan dan pelatihan, menjalin kolaborasi internasional, menjalankan advokasi dan kebijakan, hingga mewujudkan diversitas dan inklusi.

Dalam mewujudkan misi tersebut ada beberapa program khusus yang Ferry rancang. Pertama, memperluas kepesertaan. Saat ini total terdapat sekitar 50 negara di Asia. Namun, mayoritas anggota CASE berasal dari beberapa negara seperti Indonesia, Malaysia, Korea Selatan, Thailand, Vietnam, Jepang, Bangladesh, India, Mesir, China dan beberapa negara lain.

“Harapannya dengan program khusus yang dirancang, negara-negara lain bisa ikut berkontribusi di CASE,” katanya.

Program kedua, platform online. Menurutnya, mengembangkan platform online untuk berbagai sumber daya, alat bantu, dan jaringan bagi para editor serta penerbit jurnal ilmiah. Ketiga, pendampingan dan mentoring. Nantinya para editor jurnal ilmiah senior akan memberikan bimbingan kepada editor junior untuk meningkatkan kualitas.

Terpilihnya Ferry menjadi Vice President akan memperluas kontribusi UNAIR dalam jejaring internasional, utamanya dalam penerbitan jurnal ilmiah. Dosen dan tim editorial jurnal ilmiah UNAIR dapat memanfaatkan peluang ini dengan baik.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya