home lifestyle muslim

Meski Mencari Nafkah, Suami juga Wajib Merawat Anak

Senin, 22 Juli 2024 - 17:00 WIB
ilustrasi
Membicarakan peran seorang suami dalam keluarga, banyak yang mungkin langsung mengaitkannya dengan tugas mencari nafkah. Tradisi ini didukung oleh sejumlah interpretasi agama yang menggarisbawahi posisi laki-laki sebagai pemimpin dan pencari nafkah utama, seperti yang tercantum dalam surah An-Nisa’ 34.

Namun, pandangan ini tidak berarti bahwa peran ayah dalam merawat dan mendidik anak menjadi terabaikan.

Dalam tafsir modern seperti al-Manar, kepemimpinan suami tidak diartikan sebagai dominasi, melainkan sebagai tanggung jawab untuk melindungi dan memenuhi kebutuhan keluarga.

Dengan demikian, al-qiwamah atau kepemimpinan suami bukan hanya soal pencarian nafkah, tetapi juga melibatkan fungsi-fungsi himayah (membela), ri’ayah (melindungi), wilayah (mengampu), dan kifayah (mencukupi).

Baca juga:nilah 20 Kewajiban Orangtua Terhadap Anak

Peran seorang ayah dalam pengasuhan anak adalah bagian penting dari fungsi ri’ayah dan wilayah. Terlepas dari kesibukannya dalam mencari nafkah, ayah tetap memiliki tanggung jawab untuk terlibat dalam kehidupan anak-anaknya. Kehadiran ayah dalam kehidupan anak memberikan dukungan emosional dan stabilitas, serta membantu membentuk karakter dan nilai-nilai moral anak.

Ayah yang aktif terlibat dalam pengasuhan tidak hanya memberikan dampak positif bagi perkembangan anak, tetapi juga membantu meringankan beban ibu, yang sering kali menjadi pengasuh utama.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya