Jelang Kunjungan Paus Fransiskus ke Timor Leste, Menag Imbau Umat Katolik NTT Jaga Ketertiban
Tim langit 7
Rabu, 31 Juli 2024 - 12:00 WIB
Menag Yaqut Cholil Qoumas menerima kunjungan dari Menteri Administrasi Negara Timor Leste, Tomas Do Rosario Cabral di Jakarta.
Paus Fransiskus akan berkunjung ke Indonesia dan Timor Leste pada September 2024. Kunjungan Paus ke Timor Leste menggugah animo umat Katolik Indonesia di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk bergerak lintas negara demi berjumpa dengan pemimpin Katolik dunia tersebut.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berpesan kepada umat Katolik Indonesia yang ingin berjumpa dengan Paus Fransiskus di Kota Dili, Timor Leste untuk menjaga ketertiban dan taat dengan imbauan yang diberikan oleh pihak gereja di kota Dili.
Hal ini Menag nyatakan usai menerima kunjungan dari Menteri Administrasi Negara Timor Leste, Tomas Do Rosario Cabral di Kantor Pusat Kemenag RI. Turut hadir Dirjen Bimas Katolik, Suparman.
Baca juga:Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia Diharapkan Bangun Rasa Saling Percaya Antar-Umat Beragama
"Tentu umat Katolik bergembira atas kehadiran Paus Fransiskus baik ke Indonesia maupun Timor Leste. Bagi saudara-saudara umat Katolik di Indonesia yang tempat tinggalnya berdekatan dengan Timor Leste pasti berkeinginan menghadiri Misa di Timor Leste," ungkap Menag Yaqut, Senin (29/7/2024).
"Saya meminta masyarakat Indonesia yang akan berziarah ke Timor Leste agar dapat terkoordinir dengan baik. Ikuti apa yang sudah diintruksikan oleh pihak gereja maupun pemerintah, agar saudara-saudara umat Katolik bisa mengikuti Misa dengan baik dan lancar di Dili, maupun acara-acara lain yang melibatkan Paus," pesan Menag.
Lebih lanjut, Menag mengimbau agar warga Indonesia yang akan melintas ke Timor Leste memiliki paspor resmi untuk memudahkan proses identifikasi dan pendataan oleh pemerintah kedua negara.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berpesan kepada umat Katolik Indonesia yang ingin berjumpa dengan Paus Fransiskus di Kota Dili, Timor Leste untuk menjaga ketertiban dan taat dengan imbauan yang diberikan oleh pihak gereja di kota Dili.
Hal ini Menag nyatakan usai menerima kunjungan dari Menteri Administrasi Negara Timor Leste, Tomas Do Rosario Cabral di Kantor Pusat Kemenag RI. Turut hadir Dirjen Bimas Katolik, Suparman.
Baca juga:Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia Diharapkan Bangun Rasa Saling Percaya Antar-Umat Beragama
"Tentu umat Katolik bergembira atas kehadiran Paus Fransiskus baik ke Indonesia maupun Timor Leste. Bagi saudara-saudara umat Katolik di Indonesia yang tempat tinggalnya berdekatan dengan Timor Leste pasti berkeinginan menghadiri Misa di Timor Leste," ungkap Menag Yaqut, Senin (29/7/2024).
"Saya meminta masyarakat Indonesia yang akan berziarah ke Timor Leste agar dapat terkoordinir dengan baik. Ikuti apa yang sudah diintruksikan oleh pihak gereja maupun pemerintah, agar saudara-saudara umat Katolik bisa mengikuti Misa dengan baik dan lancar di Dili, maupun acara-acara lain yang melibatkan Paus," pesan Menag.
Lebih lanjut, Menag mengimbau agar warga Indonesia yang akan melintas ke Timor Leste memiliki paspor resmi untuk memudahkan proses identifikasi dan pendataan oleh pemerintah kedua negara.