Indonesia-Mesir Sepakat Tingkatkan Perdagangan Bilateral Menuju FTA
Tim langit 7
Jum'at, 02 Agustus 2024 - 08:54 WIB
Indonesia-Mesir Sepakat Tingkatkan Perdagangan Bilateral Menuju FTA
LANGIT7.ID-Mesir; Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Zulkifli Hasan optimistis perdagangan Indonesia dan Mesir akan mengalami peningkatan yang pesat.
Hal itu dibuktikan saat Zulkifli Hasan bersama Kepala Layanan Komersial Mesir-Wakil Menteri Investasi dan Perdagangan Luar Negeri Mesir, Yahya El-Wathik Bellah resmi menyepakati upaya peningkatan perdagangan bilateral ke arah perjanjian perdagangan bebas/Free Trade Agreement RI-Mesir.
"Indonesia-Mesir memiliki hubungan Kerjasama, persaudaraan dan sejarah yang panjang, jauh sebelum kemerdekaan RI, untuk itu kita semua sepakat dan mendukung peningkatan hubungan bilateral perdagangan ke arah yang lebih baik, ke arah perjanjian perdagangan bebas RI-Mesir,"ungkap Mendag Zulkifli Hasan.
Seusai pertemuan, Mendag dengan Wamendag Investasi dan Perdagangan Luar Negeri Mesir dilanjutkan dengan Pertemuan Pertama Joint Trade Committee (JTC) Indonesia-Mesir yang diselenggarakan di kantor Kementerian Perdagangan RI di Jakarta (31/07/2024).
Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan, Djatmiko Bris Witjaksono, memimpin Delegasi Indonesia didampingi Duta Besar Indonesia untuk Mesir, Yang Mulia Bapak Lutfi Rauf didampingi Atase Perdagangan, M.Syahran Bhakti dan Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI Kairo, Rifki Rustam Arsyad dan Delegasi Mesir dipimpin oleh Yahya El-Wathik Bellah didampingi Commercial Attaché, Nevein El Nahrawi, Atase Perdagangan Kedubes Mesir Jakarta, Mr. Wael Samir, Diplomat Kedubes Mesir, Mr. Osama Hamdy dan Mr. Islam Goher.
Pertemuan tersebut membahas beberapa isu krusial yang dapat mendorong pertumbuhan perdagangan kedua negara. Beberapa topik penting itu seperti kegiatan promosi dan pertukaran informasi perdagangan, kerja sama pengembangan usaha kecil dan menengah, kerja sama bidang standardisasi, aktivasi forum bisnis Indonesia-Mesir. Selain itu juga dibahas medical tourism serta bidang lainnya yang disepakati kedua negara, termasuk transaksi skema Imbal Dagang. Isu penting lain yang juga dibahas oleh kedua negara adalah rencana pembentukan Perjanjian Dagang Bebas antara Indonesia dan Mesir.
"Kami mendukung penuh pembahasan ke arah perjanjian perdagangan bebas Indonesia-Mesir. Indonesia adalah mitra bisnis strategis dan saudara tua bagi Mesir," ujar Yahya El-Wathik Bellah. Menurut dia, produk-produk Indonesia merupakan produk penunjang industri bagi Mesir. Indonesia dapat memanfaatkan fasilitas dan kemudahan investasi di Mesir, membuka peluang bisnis dan investasi di Suez Canal Economic Zone yang dimiliki Mesir.
Hal itu dibuktikan saat Zulkifli Hasan bersama Kepala Layanan Komersial Mesir-Wakil Menteri Investasi dan Perdagangan Luar Negeri Mesir, Yahya El-Wathik Bellah resmi menyepakati upaya peningkatan perdagangan bilateral ke arah perjanjian perdagangan bebas/Free Trade Agreement RI-Mesir.
"Indonesia-Mesir memiliki hubungan Kerjasama, persaudaraan dan sejarah yang panjang, jauh sebelum kemerdekaan RI, untuk itu kita semua sepakat dan mendukung peningkatan hubungan bilateral perdagangan ke arah yang lebih baik, ke arah perjanjian perdagangan bebas RI-Mesir,"ungkap Mendag Zulkifli Hasan.
Seusai pertemuan, Mendag dengan Wamendag Investasi dan Perdagangan Luar Negeri Mesir dilanjutkan dengan Pertemuan Pertama Joint Trade Committee (JTC) Indonesia-Mesir yang diselenggarakan di kantor Kementerian Perdagangan RI di Jakarta (31/07/2024).
Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan, Djatmiko Bris Witjaksono, memimpin Delegasi Indonesia didampingi Duta Besar Indonesia untuk Mesir, Yang Mulia Bapak Lutfi Rauf didampingi Atase Perdagangan, M.Syahran Bhakti dan Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI Kairo, Rifki Rustam Arsyad dan Delegasi Mesir dipimpin oleh Yahya El-Wathik Bellah didampingi Commercial Attaché, Nevein El Nahrawi, Atase Perdagangan Kedubes Mesir Jakarta, Mr. Wael Samir, Diplomat Kedubes Mesir, Mr. Osama Hamdy dan Mr. Islam Goher.
Pertemuan tersebut membahas beberapa isu krusial yang dapat mendorong pertumbuhan perdagangan kedua negara. Beberapa topik penting itu seperti kegiatan promosi dan pertukaran informasi perdagangan, kerja sama pengembangan usaha kecil dan menengah, kerja sama bidang standardisasi, aktivasi forum bisnis Indonesia-Mesir. Selain itu juga dibahas medical tourism serta bidang lainnya yang disepakati kedua negara, termasuk transaksi skema Imbal Dagang. Isu penting lain yang juga dibahas oleh kedua negara adalah rencana pembentukan Perjanjian Dagang Bebas antara Indonesia dan Mesir.
"Kami mendukung penuh pembahasan ke arah perjanjian perdagangan bebas Indonesia-Mesir. Indonesia adalah mitra bisnis strategis dan saudara tua bagi Mesir," ujar Yahya El-Wathik Bellah. Menurut dia, produk-produk Indonesia merupakan produk penunjang industri bagi Mesir. Indonesia dapat memanfaatkan fasilitas dan kemudahan investasi di Mesir, membuka peluang bisnis dan investasi di Suez Canal Economic Zone yang dimiliki Mesir.