Pengkhianatan di Tehran? Iran Tangkap Pejabat Top Terkait Pembunuhan Haniyeh
Nabil
Sabtu, 03 Agustus 2024 - 21:44 WIB
Pengkhianatan di Tehran? Iran Tangkap Pejabat Top Terkait Pembunuhan Haniyeh
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Iran telah memulai penyelidikan menyeluruh terkait pembunuhan Ismail Haniyeh, pemimpin kantor politik Hamas. Menurut laporan New York Times pada Sabtu, puluhan orang yang mungkin terkait telah ditangkap.
Mengutip dua sumber yang mengetahui penyelidikan tersebut, laporan NYT menyebutkan bahwa pejabat intelijen senior, pejabat militer, dan staf di rumah tamu milik militer di Tehran tempat Haniyeh dibunuh, telah ditahan.
Unit intelijen khusus Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) kini mengambil alih penyelidikan, menurut sumber-sumber NYT.
Pembunuhan ini memberikan pukulan telak bagi aparat keamanan Iran, mengungkap kerentanan serius dan menunjukkan adanya penetrasi intelijen asing yang dalam di Republik Islam, menurut analisis yang disampaikan kepada Al Arabiya English pada Kamis, tak lama setelah serangan mengejutkan tersebut.
Para ahli menambahkan bahwa pembunuhan ini merupakan pesan bagi Iran dan sekutu serta kelompok-kelompok proksinya; mereka tidak berada di luar jangkauan Israel, bahkan di Tehran.
Meskipun Israel belum mengklaim bertanggung jawab atas pembunuhan Haniyeh, dan pejabat AS mengatakan kepada Al Arabiya English bahwa mereka tidak terlibat, pasukan Israel diduga berada di balik pembunuhan tersebut.
Beberapa laporan, termasuk dari Hamas dan media Iran, menyatakan bahwa Haniyeh tewas akibat serangan rudal. Laporan lain menyebutkan bahwa bom yang diselundupkan ke fasilitas yang aman menyebabkan kematiannya.
Mengutip dua sumber yang mengetahui penyelidikan tersebut, laporan NYT menyebutkan bahwa pejabat intelijen senior, pejabat militer, dan staf di rumah tamu milik militer di Tehran tempat Haniyeh dibunuh, telah ditahan.
Unit intelijen khusus Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) kini mengambil alih penyelidikan, menurut sumber-sumber NYT.
Pembunuhan ini memberikan pukulan telak bagi aparat keamanan Iran, mengungkap kerentanan serius dan menunjukkan adanya penetrasi intelijen asing yang dalam di Republik Islam, menurut analisis yang disampaikan kepada Al Arabiya English pada Kamis, tak lama setelah serangan mengejutkan tersebut.
Para ahli menambahkan bahwa pembunuhan ini merupakan pesan bagi Iran dan sekutu serta kelompok-kelompok proksinya; mereka tidak berada di luar jangkauan Israel, bahkan di Tehran.
Meskipun Israel belum mengklaim bertanggung jawab atas pembunuhan Haniyeh, dan pejabat AS mengatakan kepada Al Arabiya English bahwa mereka tidak terlibat, pasukan Israel diduga berada di balik pembunuhan tersebut.
Beberapa laporan, termasuk dari Hamas dan media Iran, menyatakan bahwa Haniyeh tewas akibat serangan rudal. Laporan lain menyebutkan bahwa bom yang diselundupkan ke fasilitas yang aman menyebabkan kematiannya.