Ratusan Orang Berunjuk Rasa untuk Warga Palestina yang Ditahan di Penjara Israel
Nabil
Ahad, 04 Agustus 2024 - 08:34 WIB
Ratusan Orang Berunjuk Rasa untuk Warga Palestina yang Ditahan di Penjara Israel
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Ratusan warga Palestina melakukan unjuk rasa pada hari Sabtu untuk memprotes perlakuan terhadap tahanan yang ditahan di penjara Israel, menyusul laporan adanya penyiksaan dan penganiayaan.
Keluarga tahanan membawa foto-foto para tahanan dan mengibarkan bendera Palestina dalam demonstrasi terpisah di Ramallah dan Nablus di Tepi Barat yang diduduki.
"Meskipun seluruh dunia menyerah, kami tidak akan mengakui Israel," teriak para demonstran di Ramallah.
Ribuan warga Palestina telah ditahan di Gaza, Tepi Barat, dan Israel sejak awal perang Israel-Hamas pada Oktober lalu, menurut kantor hak asasi manusia PBB pekan ini.
Sebagian besar dari mereka ditahan secara rahasia dan dalam beberapa kasus mengalami perlakuan yang mungkin termasuk penyiksaan, kata OHCHR dalam laporannya.
"Selama 10 bulan, kami tidak tahu apa-apa tentang anak-anak kami," kata Latifa Abu Hamid, ibu dari empat tahanan yang semuanya dijatuhi hukuman seumur hidup, kepada AFP.
"Kami ingin memeriksa dan melihat mereka. Kami ingin tahu keadaan mereka... Kami ingin anak-anak kami."
Keluarga tahanan membawa foto-foto para tahanan dan mengibarkan bendera Palestina dalam demonstrasi terpisah di Ramallah dan Nablus di Tepi Barat yang diduduki.
"Meskipun seluruh dunia menyerah, kami tidak akan mengakui Israel," teriak para demonstran di Ramallah.
Ribuan warga Palestina telah ditahan di Gaza, Tepi Barat, dan Israel sejak awal perang Israel-Hamas pada Oktober lalu, menurut kantor hak asasi manusia PBB pekan ini.
Sebagian besar dari mereka ditahan secara rahasia dan dalam beberapa kasus mengalami perlakuan yang mungkin termasuk penyiksaan, kata OHCHR dalam laporannya.
"Selama 10 bulan, kami tidak tahu apa-apa tentang anak-anak kami," kata Latifa Abu Hamid, ibu dari empat tahanan yang semuanya dijatuhi hukuman seumur hidup, kepada AFP.
"Kami ingin memeriksa dan melihat mereka. Kami ingin tahu keadaan mereka... Kami ingin anak-anak kami."