Skandal Berlian Pink: Rahasia Kelam di Balik Koleksi Tas Hermes Rosmah Mansor
Tim langit 7
Selasa, 06 Agustus 2024 - 14:18 WIB
Skandal Berlian Pink: Rahasia Kelam di Balik Koleksi Tas Hermes Rosmah Mansor
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Rosmah Mansor, istri mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, kembali menjadi sorotan publik karena gaya hidupnya yang glamor. Dikenal sebagai kolektor tas Hermes Birkin, Rosmah juga memiliki kegemaran mengoleksi perhiasan berlian langka, termasuk berlian pink.
Koleksi tas mewah Rosmah mencapai 284 buah Hermes Birkin, dengan salah satu yang paling mahal bernilai sekitar Rp4 miliar. Tas ini pernah dipakainya dalam acara kenegaraan, memperlihatkan selera mewahnya yang tak tanggung-tanggung.
Menurut laporan The Wall Street Journal, Rosmah termasuk salah satu individu dengan koleksi berlian pink terbanyak di dunia. Kesukaannya pada barang-barang mewah ini membuatnya dijuluki "wanita tamak" oleh Deepak Jaikishan, rekan bisnisnya yang diwawancarai oleh Aljazeera pada 2019.
Deepak mengungkapkan bahwa pembelian berlian langka oleh Rosmah bukan sekadar hobi, melainkan cara untuk mengamankan uang yang diduga hasil korupsi. "Dia kerap membeli berlian langka yang harganya tidak ternilai lagi. Itu adalah cara dia untuk memindahkan uang yang dia curi dari negara dengan aman," ujar Deepak.
Selain dikenal tamak, Rosmah juga disebut-sebut sebagai pribadi yang narsis. Pada kunjungannya ke Amerika Serikat tahun 2013, ia rela mengeluarkan uang sebesar 100 ribu USD (sekitar Rp1 miliar) untuk mendapatkan pemberitaan di New York Times.
Gaya hidup mewah Rosmah sempat menjadi kontroversi ketika ia mengklaim bahwa barang-barang mewahnya dibeli dengan uang pribadi. Namun, pada tahun 2021, Rosmah terbukti bersalah dalam kasus pencucian uang terkait proyek 1 Malaysia Development Berhad (1MDB) bersama suaminya.
Kasus ini mengungkap bahwa Rosmah menerima sejumlah uang dari proyek 1MDB yang kemudian digunakan untuk membeli tas mewah, perhiasan, dan barang-barang bermerek lainnya. Bahkan, ada rumor bahwa dana korupsi ini juga digunakan untuk mendanai sebuah film Hollywood pada tahun 2014, meskipun Rosmah membantah tuduhan tersebut.
Koleksi tas mewah Rosmah mencapai 284 buah Hermes Birkin, dengan salah satu yang paling mahal bernilai sekitar Rp4 miliar. Tas ini pernah dipakainya dalam acara kenegaraan, memperlihatkan selera mewahnya yang tak tanggung-tanggung.
Menurut laporan The Wall Street Journal, Rosmah termasuk salah satu individu dengan koleksi berlian pink terbanyak di dunia. Kesukaannya pada barang-barang mewah ini membuatnya dijuluki "wanita tamak" oleh Deepak Jaikishan, rekan bisnisnya yang diwawancarai oleh Aljazeera pada 2019.
Deepak mengungkapkan bahwa pembelian berlian langka oleh Rosmah bukan sekadar hobi, melainkan cara untuk mengamankan uang yang diduga hasil korupsi. "Dia kerap membeli berlian langka yang harganya tidak ternilai lagi. Itu adalah cara dia untuk memindahkan uang yang dia curi dari negara dengan aman," ujar Deepak.
Selain dikenal tamak, Rosmah juga disebut-sebut sebagai pribadi yang narsis. Pada kunjungannya ke Amerika Serikat tahun 2013, ia rela mengeluarkan uang sebesar 100 ribu USD (sekitar Rp1 miliar) untuk mendapatkan pemberitaan di New York Times.
Gaya hidup mewah Rosmah sempat menjadi kontroversi ketika ia mengklaim bahwa barang-barang mewahnya dibeli dengan uang pribadi. Namun, pada tahun 2021, Rosmah terbukti bersalah dalam kasus pencucian uang terkait proyek 1 Malaysia Development Berhad (1MDB) bersama suaminya.
Kasus ini mengungkap bahwa Rosmah menerima sejumlah uang dari proyek 1MDB yang kemudian digunakan untuk membeli tas mewah, perhiasan, dan barang-barang bermerek lainnya. Bahkan, ada rumor bahwa dana korupsi ini juga digunakan untuk mendanai sebuah film Hollywood pada tahun 2014, meskipun Rosmah membantah tuduhan tersebut.