Ultimatum Blinken untuk Iran dan Israel: Hentikan Eskalasi Sekarang!
Nabil
Rabu, 07 Agustus 2024 - 06:37 WIB
Ultimatum Blinken untuk Iran dan Israel: Hentikan Eskalasi Sekarang!
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Iran dan Israel harus menghindari eskalasi konflik di Timur Tengah, kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada hari Selasa, dalam pernyataan paling tegasnya terhadap sekutu AS, Israel.
"Tidak ada yang boleh memperburuk konflik ini. Kami telah melakukan diplomasi intensif dengan sekutu dan mitra, menyampaikan pesan itu langsung ke Iran. Kami juga menyampaikan pesan itu langsung ke Israel," ujar Blinken kepada wartawan.
Iran telah bersumpah akan membalas setelah Israel membunuh pemimpin politik Hamas, Ismail Haniyeh, di Teheran. Presiden Joe Biden telah mengisyaratkan kekecewaannya terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu atas pembunuhan tersebut, yang terjadi saat pembicaraan gencatan senjata tampak mulai membuahkan hasil.
"Komitmen kami terhadap keamanan Israel tidak tergoyahkan. Kami akan terus membela Israel dari serangan kelompok teroris atau sponsor mereka, sama seperti kami akan terus membela pasukan kami," kata Blinken.
"Tapi semua pihak di wilayah ini harus memahami bahwa serangan lebih lanjut hanya akan melanggengkan konflik, ketidakstabilan, dan ketidakamanan bagi semua orang," tambahnya.
Blinken, yang berbicara setelah pembicaraan dengan menteri luar negeri dan pertahanan Australia di Akademi Angkatan Laut AS di Annapolis, Maryland, mengatakan Amerika Serikat sedang bekerja "dengan intensif untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah dan mencegah penyebaran konflik."
"Serangan lebih lanjut hanya akan meningkatkan risiko hasil yang berbahaya yang tidak dapat diprediksi dan tidak dapat sepenuhnya dikendalikan oleh siapa pun," kata Blinken.
"Tidak ada yang boleh memperburuk konflik ini. Kami telah melakukan diplomasi intensif dengan sekutu dan mitra, menyampaikan pesan itu langsung ke Iran. Kami juga menyampaikan pesan itu langsung ke Israel," ujar Blinken kepada wartawan.
Iran telah bersumpah akan membalas setelah Israel membunuh pemimpin politik Hamas, Ismail Haniyeh, di Teheran. Presiden Joe Biden telah mengisyaratkan kekecewaannya terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu atas pembunuhan tersebut, yang terjadi saat pembicaraan gencatan senjata tampak mulai membuahkan hasil.
"Komitmen kami terhadap keamanan Israel tidak tergoyahkan. Kami akan terus membela Israel dari serangan kelompok teroris atau sponsor mereka, sama seperti kami akan terus membela pasukan kami," kata Blinken.
"Tapi semua pihak di wilayah ini harus memahami bahwa serangan lebih lanjut hanya akan melanggengkan konflik, ketidakstabilan, dan ketidakamanan bagi semua orang," tambahnya.
Blinken, yang berbicara setelah pembicaraan dengan menteri luar negeri dan pertahanan Australia di Akademi Angkatan Laut AS di Annapolis, Maryland, mengatakan Amerika Serikat sedang bekerja "dengan intensif untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah dan mencegah penyebaran konflik."
"Serangan lebih lanjut hanya akan meningkatkan risiko hasil yang berbahaya yang tidak dapat diprediksi dan tidak dapat sepenuhnya dikendalikan oleh siapa pun," kata Blinken.