home global news

Hamas Tolak Negosiasi Baru, Tuntut Kembali ke Kesepakatan Lama Gaza

Senin, 12 Agustus 2024 - 09:29 WIB
Hamas Tolak Negosiasi Baru, Tuntut Kembali ke Kesepakatan Lama Gaza
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Kelompok militan Palestina Hamas pada hari Minggu meminta mediator untuk mengajukan rencana berdasarkan pembicaraan sebelumnya, alih-alih melakukan negosiasi baru untuk kesepakatan gencatan senjata di Gaza.

Pekan lalu, pemimpin Amerika Serikat, Mesir, dan Qatar mendesak Israel dan Hamas untuk bertemu dalam negosiasi pada tanggal 15 Agustus di Kairo atau Doha untuk menyelesaikan kesepakatan gencatan senjata Gaza dan pembebasan sandera.

Israel menyatakan akan mengirim negosiator untuk berpartisipasi dalam pertemuan tersebut. Hamas awalnya mengatakan sedang mempelajari tawaran itu, namun kini mengisyaratkan mungkin tidak akan menghadiri putaran pembicaraan baru.

"Gerakan ini meminta mediator untuk menyajikan rencana implementasi yang telah disepakati oleh gerakan pada 2 Juli 2024, berdasarkan visi Biden dan resolusi Dewan Keamanan PBB," kata Hamas dalam sebuah pernyataan.

"Para mediator harus memaksakan hal ini pada pendudukan (Israel) alih-alih melanjutkan putaran negosiasi atau proposal baru yang akan memberikan perlindungan bagi agresi pendudukan dan memberinya lebih banyak waktu untuk melanjutkan genosida terhadap rakyat kami," lanjut pernyataan tersebut.

Israel melancarkan serangannya ke Gaza setelah pejuang Hamas menyerbu Israel selatan pada 7 Oktober, menewaskan 1.200 orang, sebagian besar warga sipil, dan menawan lebih dari 250 sandera, menurut data Israel.

Sejak saat itu, hampir 40.000 warga Palestina tewas dalam serangan Israel di Gaza, menurut kementerian kesehatan setempat.
(lam)
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya