Madrasah Mu’allimat Yogyakarta Kembangkan Jaringan Internasional
Tim langit 7
Senin, 12 Agustus 2024 - 12:00 WIB
Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta dinyatakan lolos menjadi peserta Program Kemitraan Sekolah BRIDGE antara Australia-Indonesia.
Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta lolos menjadi peserta Program Kemitraan Sekolah BRIDGE antara Australia-Indonesia.
Penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan Direktur Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta, Unik Rasyidah di Studio Kieta Gedung Cyber, Jakarta Selatan.
Direktur Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta, Unik Rasyidah menyampaikan, kegiatan BRIDGE ini akan mengkolaborasikan pembelajaran, teknologi dan kebudayaan. Tentu akan semakin menambah wawasan dan pengalaman bagi guru dan peserta didik.
“Program kemitraan ini tentu akan meningkatkan kolaborasi dalam berbagai bidang antara Mu’allimaat dengan sekolah mitra. Melalui BRIDGE ini juga akan mempertemukan Mu’allimaat dengan sekolah-sekolah di Australia. Pastinya akan meningkatkan kompetensi di Mu’allimaat dan akan berdampak baik bagi peserta didiknya”, ujarnya
Baca juga:Ustaz Syam Bagikan Tips Atasi Overthinking, Perbanyak Syukur dan Jangan Perfeksionis
Kegiatan ini didukung oleh Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Pemerintah Australia (DFAT) dan dilaksanakan oleh Asia Education Foundation (AEF) di Asialink, Universitas Melbourne.
BRIDGE adalah singkatan dari Building Relationships through Intercultural Dialogue and Growing Engagement. Program ini bertujuan untuk menciptakan kemitraan kolaboratif yang berkelanjutan antara sekolah-sekolah Indonesia dan Australia dan untuk menyediakan akses pengetahuan dan keterampilan pedagogis baru bagi para pendidik Indonesia dan Australia.
Penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan Direktur Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta, Unik Rasyidah di Studio Kieta Gedung Cyber, Jakarta Selatan.
Direktur Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta, Unik Rasyidah menyampaikan, kegiatan BRIDGE ini akan mengkolaborasikan pembelajaran, teknologi dan kebudayaan. Tentu akan semakin menambah wawasan dan pengalaman bagi guru dan peserta didik.
“Program kemitraan ini tentu akan meningkatkan kolaborasi dalam berbagai bidang antara Mu’allimaat dengan sekolah mitra. Melalui BRIDGE ini juga akan mempertemukan Mu’allimaat dengan sekolah-sekolah di Australia. Pastinya akan meningkatkan kompetensi di Mu’allimaat dan akan berdampak baik bagi peserta didiknya”, ujarnya
Baca juga:Ustaz Syam Bagikan Tips Atasi Overthinking, Perbanyak Syukur dan Jangan Perfeksionis
Kegiatan ini didukung oleh Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Pemerintah Australia (DFAT) dan dilaksanakan oleh Asia Education Foundation (AEF) di Asialink, Universitas Melbourne.
BRIDGE adalah singkatan dari Building Relationships through Intercultural Dialogue and Growing Engagement. Program ini bertujuan untuk menciptakan kemitraan kolaboratif yang berkelanjutan antara sekolah-sekolah Indonesia dan Australia dan untuk menyediakan akses pengetahuan dan keterampilan pedagogis baru bagi para pendidik Indonesia dan Australia.