Muhammadiyah Turun Gunung Kumpulkan Pemuda Palestina Dari Semua Agama
Tim langit 7
Senin, 12 Agustus 2024 - 15:32 WIB
Muhammadiyah Turun Gunung Kumpulkan Pemuda Palestina Dari Semua Agama
LANGIT7.ID- Palestina; Melihat kondisi Palestina yang terus memprihatinkan, Muhammadiyah terpanggil turun gunung.
Salah satu langkah yang diambil Muhammadiyah selain mendukung kemerdekaan, juga berkomitmen dalam peningkatan kapasitas dan bina damai kaum muda Palestina.
Dalam keterangan persnya, kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Hubungan Kerjasama Internasional (LHKI) PP Muhammadiyah dengan Witness-Syahid Center ini berhasil mengumpulkan 25 pemuda Palestina dengan berbagai latar belakang.
Peningkatan kapasitas ini sengaja dilakukan secara inklusif – tidak hanya untuk umat Islam saja, tapi dari berbagai agama dan berbagai latar belakang keahlian karena ingin membangun perdamaian secara efektif dalam menghadapi tantangan konflik dan perang yang masih berkecamuk.
Pelatihan ini sekaligus menunjukkan komitmen yang kuat dari pemimpin muda, termasuk 23 perempuan dan peserta minoritas dari komunitas Kristen, Yahudi-Samaritan, dan penyandang disabilitas.
Secara terpisah, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Syafiq Mughni menyatakan bahwa Muhammadiyah komitmen dan konsisten menentang tindak kolonialisme modern termasuk yang terjadi kepada Rakyat Palestina. Muhammadiyah mendukung Palestina melalui pernyataan dan aksi nyata.
“Tak terhitung berapa dana yang dikeluarkan oleh Muhammadiyah untuk Palestina khususnya dalam bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan aksi humanitarian. Komitmen Muhammadiyah untuk Palestina tak terbantahkan dan tidak hanya dalam retorika,” katanya.
Salah satu langkah yang diambil Muhammadiyah selain mendukung kemerdekaan, juga berkomitmen dalam peningkatan kapasitas dan bina damai kaum muda Palestina.
Dalam keterangan persnya, kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Hubungan Kerjasama Internasional (LHKI) PP Muhammadiyah dengan Witness-Syahid Center ini berhasil mengumpulkan 25 pemuda Palestina dengan berbagai latar belakang.
Peningkatan kapasitas ini sengaja dilakukan secara inklusif – tidak hanya untuk umat Islam saja, tapi dari berbagai agama dan berbagai latar belakang keahlian karena ingin membangun perdamaian secara efektif dalam menghadapi tantangan konflik dan perang yang masih berkecamuk.
Pelatihan ini sekaligus menunjukkan komitmen yang kuat dari pemimpin muda, termasuk 23 perempuan dan peserta minoritas dari komunitas Kristen, Yahudi-Samaritan, dan penyandang disabilitas.
Secara terpisah, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Syafiq Mughni menyatakan bahwa Muhammadiyah komitmen dan konsisten menentang tindak kolonialisme modern termasuk yang terjadi kepada Rakyat Palestina. Muhammadiyah mendukung Palestina melalui pernyataan dan aksi nyata.
“Tak terhitung berapa dana yang dikeluarkan oleh Muhammadiyah untuk Palestina khususnya dalam bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan aksi humanitarian. Komitmen Muhammadiyah untuk Palestina tak terbantahkan dan tidak hanya dalam retorika,” katanya.