Kasus KDRT Cut Intan Nabila, Inggrid Kansil Nyatakan Dukungan Bagi Korban
Lusi mahgriefie
Rabu, 14 Agustus 2024 - 15:00 WIB
Inggrid Kansil.Foto/Instagram
Setelah kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami selebgram Cut Intan Nabila mencuat dan menjadi viral, dukungan moril secara online terus bergulir di media sosial. Salah satunya datang dari Inggrid Kansil.
Dalam unggahannya Inggrid menyatakan, seharusnya suami maupun istri punya relasi kekuasaan yang sama dalam hubungan pernikahan.
“Perempuan tidak berhak menerima segala macam bentuk kekerasan yang terjadi dalam hubungan pernikahan dan suami tidak berhak melakukan kekerasan kepada istrinya atas dasar apapun,” tulis Inggrid Kansil di akun instagramnya, Rabu (14/8/2024).
Inggrid merupakan salah satu publik figur yang peduli dan dekat terhadap berbagai hal yang berhubungan dengan aktivitas serta pemberdayaan perempuan Indonesia.
Baca juga:Curhatan Cut Intan Nabila Kena KDRT Banjir Dukungan dari Selebritis
Lebih lanjut politisi Partai Demokrat ini juga menegaskan bahwa KDRT bukanlah hal yang patut dinormalisasi tak terkecuali siapapun korbannya. Bukan berarti perhatian terhadap KDRT ini ia lakukan lantaran sang korban seorang yang terkenal di masyarakat.
Ia juga mengimbau agar siapa saja yang menjadi korban KDRT untuk berani bicara.
Dalam unggahannya Inggrid menyatakan, seharusnya suami maupun istri punya relasi kekuasaan yang sama dalam hubungan pernikahan.
“Perempuan tidak berhak menerima segala macam bentuk kekerasan yang terjadi dalam hubungan pernikahan dan suami tidak berhak melakukan kekerasan kepada istrinya atas dasar apapun,” tulis Inggrid Kansil di akun instagramnya, Rabu (14/8/2024).
Inggrid merupakan salah satu publik figur yang peduli dan dekat terhadap berbagai hal yang berhubungan dengan aktivitas serta pemberdayaan perempuan Indonesia.
Baca juga:Curhatan Cut Intan Nabila Kena KDRT Banjir Dukungan dari Selebritis
Lebih lanjut politisi Partai Demokrat ini juga menegaskan bahwa KDRT bukanlah hal yang patut dinormalisasi tak terkecuali siapapun korbannya. Bukan berarti perhatian terhadap KDRT ini ia lakukan lantaran sang korban seorang yang terkenal di masyarakat.
Ia juga mengimbau agar siapa saja yang menjadi korban KDRT untuk berani bicara.