Keajaiban Shalawat di Hari Jumat, Dianjurkan Rasulullah
Fajar adhitya
Jum'at, 10 September 2021 - 04:00 WIB
Keajaiban shalawat di hari Jumat, amalan yang dianjurkan Rasulullah. (Foto: iStock).
Keajaiban shalawat di hari Jumat di antaranya mendapatkan syafaat dari Nabi. Amalan ini sangat dianjurkan Rasulullah dan dapat dijadikan rutinitas setiap pekan.
Di hari Jumat ummat Islam memang sepatutnya memperbanyak shalawat agar dapat keutamaan yang luar biasa. Salah satu keajaiban shalawat yakni mendapat pertolongan di hari Kiamat.
Dalam sebuah riwayat Rasulullah bersabda: "Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jumat. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jumat. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti." (HR. Baihaqi)
Allah subhanahu watala juga berfirman dalam Al Quran surah Al-Ahzab ayat 56, artinya:
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya."
Selain itu bershalawat juga dipercaya sebagian orang dapat mendatangkan rezeki. Namun sebagai ummat Islam kita dianjurkan untuk bershalawat atas penghormatan kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.
Ada sejumlah bacaan shalawat yang diajarkan Rasulullah, salah satunya yang dibaca dalam shalat yakni "Allahumma sholli alaa muhammad wa alaa ali muhammad". Sementara pada zaman Nabi, para sahabat bershalawat dengan mengucap "shallallahu alaihi wasallam" setiap kali diucapkan atau terdengar nama Nabi Muhammad.
Di hari Jumat ummat Islam memang sepatutnya memperbanyak shalawat agar dapat keutamaan yang luar biasa. Salah satu keajaiban shalawat yakni mendapat pertolongan di hari Kiamat.
Dalam sebuah riwayat Rasulullah bersabda: "Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jumat. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jumat. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti." (HR. Baihaqi)
Allah subhanahu watala juga berfirman dalam Al Quran surah Al-Ahzab ayat 56, artinya:
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya."
Selain itu bershalawat juga dipercaya sebagian orang dapat mendatangkan rezeki. Namun sebagai ummat Islam kita dianjurkan untuk bershalawat atas penghormatan kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.
Ada sejumlah bacaan shalawat yang diajarkan Rasulullah, salah satunya yang dibaca dalam shalat yakni "Allahumma sholli alaa muhammad wa alaa ali muhammad". Sementara pada zaman Nabi, para sahabat bershalawat dengan mengucap "shallallahu alaihi wasallam" setiap kali diucapkan atau terdengar nama Nabi Muhammad.