home global news

Jika Anis Jadi Kader PDIP, Warna Bunga PDIP Akan Makin Indah

Rabu, 21 Agustus 2024 - 14:18 WIB
Jika Anis Jadi Kader PDIP, Warna Bunga PDIP Akan Makin Indah

LANGIT7.ID-, Jakarta- - Peluang mantan Capres Anis Baswedan bisa maju menjadi cagub DKI dari partai PDI Perjuangan mulai terbuka. Sinyal itu jelas dan gamblang. Adalah Komarudin Watubun, salah satu Ketua PDI Perjuangan yang melempar sinyal yang sangat ceto welo welo. Hanya syaratnya, mantan Gubernur DKI itu bersedia menjadi kader PDIP. Enteng dan simple syaratnya. Tidak ada yang terlihat berat.

Sebenarnya, PDIP bisa mencalonkan Anis tanpa syarat, karena sesungguhnya tinggal figure Anis yang bisa melawan Ridwan Kamil yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM). Cari kemana pun, termasuk mengaduk aduk kader dari internal PDIP juga tidak ada yang mampu menandingi cagub dari KIM. Kader internal PDIP banyak, bahkan berlapis lapis. Tapi dalam kontek Pilkada DKI ini, figure yang bisa dijual untuk melawan Ridwan Kamil, menurut hemat saya, hanya Anis Baswedan.

Dari internal PDIP masih boleh berspekulasi tentang figure Basuki Tjahya Purnama alias Ahok. Tetapi, Ahok ketika dilepas di market untuk melawan Ridwan Kamil yang diusung KIM plus partai partai pendukung tambahan, Ahok sulit bisa diharapkan bisa kompetitif. Apalagi ada faktor X pada diri Ahok yang akan menjadi barriers bagi pemilih yang sangat idiologis.

Jadi, jelas market Pilkada DKI figure seperti Anis yang cocok dan bisa kompetitip untuk melawan Ridwan Kamil.

Kini tinggal sikap Anis. Ia bersedia apa tidak untuk menjadi kader PDIP? Jika masih bersemangat untuk menjadi cagub DKI, tidak ada salahnya Anis mengambil keputusan untuk bersedia menjadi kader PDIP. Kecuali, Anis sudah tidak bersemangat lagi menjadi cagub DKI. Ceritanya lain. Ya langsung tutup buku saja.

Menurut hemat saya, Anis tidak keliru ketika harus mengambil keputusan menjadi kader PDIP. Meskipun ada kesan PDIP bukan “dunia Anis”. Namun dalam kontek politik ke depan, menjadi kader PDIP bagi Anis akan lebih strategis. Strategis bukan saja bagi Anis, tetapi strategis juga bagi PDIP.

Bagi Anis, dengan menjadi kader PDIP akan merasa lebih tenang dan nyaman dalam membangun karir politik ke depan. Mengapa? PDIP ini beda loh dengan partai lain. PDIP ini—selama masih dipimpin Ibu Megawati Soekarnoputri—adalah partai yang memiliki konsistensi dalam bersikap maupun bertindak. Tidak ada istilah pagi bilang tempe, siang bilang tahu, kemudian sore harinya berubah lagi menjadi daging. PDIP memiliki prinsip yang kuat. Tidak mudah terganggu oleh bujuk rayu gaya politik murahan.

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya