home wirausaha syariah

Ikan Hias Jadi Primadona Ekspor Pulau Bali

Jum'at, 10 September 2021 - 13:09 WIB
ilustrasi ikan hias. (foto: istimewa)
Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Denpasar menyatakan bahwa komoditas ikan hias menjadi salah satu primadona ekspor dari Pulau Dewata, Bali. Selama Agustus 2021, BKIPM mencatat sebanyak 414.190 ekor ikan hias berhasil menjangkau pasar global.

Kepala BKIPM Denpasar, Anwar, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Terlebih, kegiatan ekspor berjalan di masa pandemi Covid-19.

"Alhamdulillah, di tengah situasi pandemi Covid-19 dan PPKM, kita tetap bisa menjaga kualitas dan mutu produk perikanan Bali hingga masih bisa ekspor," kata Anwar seperti dikutip Jumat (10/9).

Selain ikan hias, Anwar menjelaskan komoditas hidup lainnya juga berhasil menjangkau pasar ekspor. Diantaranya benih bandeng sebanyak 67,8 juta ekor, benih kerapu 67 ribu ekor, siput hias 40,4 ribu ekor dan udang 40,4 ribu ekor.

Anwar mengungkapkan, total ekspor komoditas hidup dari Bali selama bulan Agustus mencapai 68 juta ekor. Namun, jumlah itu belum ditambah dengan ekspor komoditas non hidup.

Baca juga:Tambak Udang KKP di Aceh Timur Ciptakan Multiplier Effect

"Selama Agustus, kita juga ekspor non hidup seperti tuna 966,7 ton, cumi-cumi 261,15 ton, tenggiri 165,3 ton, sarden 58,75 ton dan rumput laut 47,4 ton. Total ekspor komoditas non hidup selama Agustus mencapai 1.672,56 ton," jelasnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kementerian kelautan dan perikanan ikan hias ekspor bali
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya