Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Ikan Hias Jadi Primadona Ekspor Pulau Bali

Garry Talentedo Kesawa Jum'at, 10 September 2021 - 13:09 WIB
Ikan Hias Jadi Primadona Ekspor Pulau Bali
ilustrasi ikan hias. (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, - Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Denpasar menyatakan bahwa komoditas ikan hias menjadi salah satu primadona ekspor dari Pulau Dewata, Bali. Selama Agustus 2021, BKIPM mencatat sebanyak 414.190 ekor ikan hias berhasil menjangkau pasar global.

Kepala BKIPM Denpasar, Anwar, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Terlebih, kegiatan ekspor berjalan di masa pandemi Covid-19.

"Alhamdulillah, di tengah situasi pandemi Covid-19 dan PPKM, kita tetap bisa menjaga kualitas dan mutu produk perikanan Bali hingga masih bisa ekspor," kata Anwar seperti dikutip Jumat (10/9).

Selain ikan hias, Anwar menjelaskan komoditas hidup lainnya juga berhasil menjangkau pasar ekspor. Diantaranya benih bandeng sebanyak 67,8 juta ekor, benih kerapu 67 ribu ekor, siput hias 40,4 ribu ekor dan udang 40,4 ribu ekor.

Anwar mengungkapkan, total ekspor komoditas hidup dari Bali selama bulan Agustus mencapai 68 juta ekor. Namun, jumlah itu belum ditambah dengan ekspor komoditas non hidup.

Baca juga: Tambak Udang KKP di Aceh Timur Ciptakan Multiplier Effect

"Selama Agustus, kita juga ekspor non hidup seperti tuna 966,7 ton, cumi-cumi 261,15 ton, tenggiri 165,3 ton, sarden 58,75 ton dan rumput laut 47,4 ton. Total ekspor komoditas non hidup selama Agustus mencapai 1.672,56 ton," jelasnya.

Masih di bulan Agustus, BKIPM melakukan 836 kali pengiriman ke luar negeri dengan lima destinasi ekspor yang menjadi tujuan utama yaitu Amerika Serikat, Taiwan, Australia, Tiongkok, dan Jepang. Produk-produk tersebut diekspor ke 53 negara tujuan di berbagai belahan dunia dengan nilai kegiatan ekspor mencapai Rp149,6 miliar.

Lebih lanjut, Anwar memastikan bahwa pihaknya akan terus bekerja secara optimal guna meningkatkan ekspor dari Pulau Dewata tersebut. Salah satu cara yang dilakukan seperti memberikan pendampingan kepada pelaku usaha, terutama dalam pelaksanaan Cara Karantina Ikan yang Baik (CKIB).

"Agar mutu produk mereka tetap terjaga, kita juga akan mempermudah layanan hazard analysis and critical control point (HACCP). Kita terus berikan layanan prima dengan menawarkan kemudahan kepada para pelaku usaha, bahkan kita siap jemput bola. Semoga dengan hal ini, ekonomi Bali bisa bangkit," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan Indonesia mampu menjadi negara pengekspor komoditas perikanan terbesar di dunia. Hal ini didasarkan pada geografis Indonesia sebagai negara maritim dengan potensi kekayaan laut yang luar biasa.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)