Shin Tae-yong Ungkap Tantangan Mengubah Pola Pikir Pemain Timnas Indonesia
Nabil
Kamis, 22 Agustus 2024 - 14:29 WIB
Shin Tae-yong Ungkap Tantangan Mengubah Pola Pikir Pemain Timnas Indonesia
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Ketika Shin Tae-yong mengambil alih posisi pelatih tim nasional Indonesia pada 2020, ia segera menyadari bahwa tantangan terbesar yang dihadapinya bukan hanya soal teknik atau taktik, tetapi lebih pada pola pikir para pemain. Pelatih asal Korea Selatan ini menemukan bahwa sifat ramah dan lembut yang dimiliki oleh pemain Indonesia, meskipun positif, sering kali menjadi penghalang dalam mencapai level profesional yang lebih tinggi.
"Pertama, orang Indonesia semuanya baik dan berhati lembut, jadi saya terkejut ketika pergi ke sana," ujar Shin Tae-yong dalam sebuah wawancara di kanal YouTube 3PRO TV, dikutip Kamis (22/8/2024).
Baca juga: Timnas Indonesia vs Arab Saudi: Prediksi Formasi Tanpa Maarten Paes
"Oh mereka memiliki pola pikir yang buruk tentang menjadi atlet, ya mereka sangat lembut dan tidak pernah mengatakan hal buruk kepada orang lain, begitulah atlet sejati," lanjutnya, menyoroti bahwa kelembutan hati para pemain sering kali membuat mereka kurang siap menghadapi kerasnya dunia sepak bola profesional.
Salah satu aspek yang menjadi fokus utama Shin adalah pentingnya komunikasi di lapangan. Menurutnya, taktik terbaik sekalipun tidak akan berjalan efektif jika para pemain tidak berkomunikasi dengan baik. "Di dalam sepak bola ini adalah latihan taktis. Tetapi kenyataannya, pelatih menganggap menyampaikan pesan adalah hal yang paling penting, tapi mereka tidak," kata Shin Tae-yong, menekankan bahwa komunikasi yang efektif adalah kunci kesuksesan di lapangan.
Shin Tae-yong juga menyoroti peran vital pemain keturunan dalam menguatkan timnas Indonesia. Dengan pengalaman dan ilmu dari luar negeri, mereka membawa perspektif baru yang membantu membangun pola pikir yang lebih kompetitif di dalam tim. Namun, Shin menegaskan bahwa ia sangat selektif dalam memilih pemain keturunan, hanya merekomendasikan mereka yang memiliki darah Indonesia. "Saya sangat ketat tentang satu hal, jika tidak memiliki darah Indonesia dalam dirinya, saya tidak akan pernah mengerjakannya (memberikan rekomendasi)," tegas Shin. "Mereka memiliki kakek dan neneknya berdarah Indonesia."
Dengan tekad dan pendekatan yang sistematis, Shin Tae-yong perlahan berhasil mengubah mentalitas timnas Indonesia. Upayanya yang konsisten dalam membenahi pola pikir pemain diharapkan dapat terus membawa skuad Garuda menuju pencapaian yang lebih besar di kancah sepak bola internasional.
"Pertama, orang Indonesia semuanya baik dan berhati lembut, jadi saya terkejut ketika pergi ke sana," ujar Shin Tae-yong dalam sebuah wawancara di kanal YouTube 3PRO TV, dikutip Kamis (22/8/2024).
Baca juga: Timnas Indonesia vs Arab Saudi: Prediksi Formasi Tanpa Maarten Paes
"Oh mereka memiliki pola pikir yang buruk tentang menjadi atlet, ya mereka sangat lembut dan tidak pernah mengatakan hal buruk kepada orang lain, begitulah atlet sejati," lanjutnya, menyoroti bahwa kelembutan hati para pemain sering kali membuat mereka kurang siap menghadapi kerasnya dunia sepak bola profesional.
Salah satu aspek yang menjadi fokus utama Shin adalah pentingnya komunikasi di lapangan. Menurutnya, taktik terbaik sekalipun tidak akan berjalan efektif jika para pemain tidak berkomunikasi dengan baik. "Di dalam sepak bola ini adalah latihan taktis. Tetapi kenyataannya, pelatih menganggap menyampaikan pesan adalah hal yang paling penting, tapi mereka tidak," kata Shin Tae-yong, menekankan bahwa komunikasi yang efektif adalah kunci kesuksesan di lapangan.
Shin Tae-yong juga menyoroti peran vital pemain keturunan dalam menguatkan timnas Indonesia. Dengan pengalaman dan ilmu dari luar negeri, mereka membawa perspektif baru yang membantu membangun pola pikir yang lebih kompetitif di dalam tim. Namun, Shin menegaskan bahwa ia sangat selektif dalam memilih pemain keturunan, hanya merekomendasikan mereka yang memiliki darah Indonesia. "Saya sangat ketat tentang satu hal, jika tidak memiliki darah Indonesia dalam dirinya, saya tidak akan pernah mengerjakannya (memberikan rekomendasi)," tegas Shin. "Mereka memiliki kakek dan neneknya berdarah Indonesia."
Dengan tekad dan pendekatan yang sistematis, Shin Tae-yong perlahan berhasil mengubah mentalitas timnas Indonesia. Upayanya yang konsisten dalam membenahi pola pikir pemain diharapkan dapat terus membawa skuad Garuda menuju pencapaian yang lebih besar di kancah sepak bola internasional.
(lam)