Mualaf Asal Portugal Diogo Gonçalves: Dimusuhi Ayah, Menikahi Muslimah dan Bersyukur Jadi Muslim (2)
Lusi mahgriefie
Ahad, 25 Agustus 2024 - 04:00 WIB
Mualaf asal Portugal Diogo Ginalves dan istrinya, Sryang Tera Sarena.
Lahir di keluarga penganut Katolik dan dibesarkan serta dididik dengan ajaran Katolik, membuat Diogo Gonçalves da Fonseca dimusuhi sang ayah, lantaran memutuskan masuk Islam.
Diogo, sapaan akrabnya, mengucap kalimat Syahadat pada 31 Desember 2021. Ia merasa yakin menjadi seorang mualaf setelah melalui proses pemikiran dan pembelajaran yang cukup lama.
Keputusan besar tersebut menuai beragam reaksi dari keluarga, ada yang menyambut baik namun ada juga yang menentang keputusan tersebut.
“Ayah saya dan pihak keluarganya tinggal di Prancis selama beberapa dekade, bahkan ayah saya dan saudara perempuannya lahir di sana. Selama bertahun-tahun, ia selalu memuji teman-teman Muslim-nya semasa kecil, tetapi ketika saya memberi tahu dia bahwa saya telah masuk Islam, ia menanggapinya dengan sangat negatif,” ungkap Diogo kepada Langit7.
Sejak itu, hubungan ayah dan anak pun renggang. Diogo dan sang ayah sempat bersitegang dan bahkan sang ayah memusuhi dirinya. “Ia menuduh saya sebagai seorang ekstremis dan pembenci wanita, itu benar-benar menghancurkan hati saya.”
Baca juga:Kisah Mualaf Pria Portugal yang Takjub Lihat Sholat Berjamaah di Masjid (1)
Mendapat respons yang tidak baik dari ayahnya, membuat Diogo takut untuk menceritakan dirinya telah menjadi mualaf kepada sang ibu.
Diogo, sapaan akrabnya, mengucap kalimat Syahadat pada 31 Desember 2021. Ia merasa yakin menjadi seorang mualaf setelah melalui proses pemikiran dan pembelajaran yang cukup lama.
Keputusan besar tersebut menuai beragam reaksi dari keluarga, ada yang menyambut baik namun ada juga yang menentang keputusan tersebut.
“Ayah saya dan pihak keluarganya tinggal di Prancis selama beberapa dekade, bahkan ayah saya dan saudara perempuannya lahir di sana. Selama bertahun-tahun, ia selalu memuji teman-teman Muslim-nya semasa kecil, tetapi ketika saya memberi tahu dia bahwa saya telah masuk Islam, ia menanggapinya dengan sangat negatif,” ungkap Diogo kepada Langit7.
Sejak itu, hubungan ayah dan anak pun renggang. Diogo dan sang ayah sempat bersitegang dan bahkan sang ayah memusuhi dirinya. “Ia menuduh saya sebagai seorang ekstremis dan pembenci wanita, itu benar-benar menghancurkan hati saya.”
Baca juga:Kisah Mualaf Pria Portugal yang Takjub Lihat Sholat Berjamaah di Masjid (1)
Mendapat respons yang tidak baik dari ayahnya, membuat Diogo takut untuk menceritakan dirinya telah menjadi mualaf kepada sang ibu.