Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 08 September 2026
home lifestyle muslim detail berita

Kena Boikot, Adidas Akhirnya Minta Maaf dan Sebut Iklan Tentara Israel bukan Kampanye Global

lusi mahgriefie Selasa, 08 September 2026 - 08:34 WIB
Kena Boikot, Adidas Akhirnya Minta Maaf dan Sebut Iklan Tentara Israel bukan Kampanye Global
Foto: istimewa
LANGIT7.ID-, Israel - Brand olahraga Adidas akhirnya meminta maaf atas 'ketersinggungan' publik terkait promosi yang menampilkan mantan tentara IDF yang kehilangan kakinya pada tahun 2021.

Raksasa perlengkapan olahraga tersebut menyatakan pihaknya 'menanggapi masukan dengan serius' setelah muncul seruan boikot akibat iklan yang menampilkan Shalev Biton dalam kampanye lokal di Israel mempromosikan layanan 'Single Shoe' (sepatu sebelah) bagi penyandang disabilitas dengan amputasi.

Shalev Biton, yang kehilangan satu kakinya saat bertugas di brigade infanteri Nahal IDF, merupakan salah satu dari 10 atlet penyandang disabilitas yang ditampilkan dalam rangkaian poster di gerai-gerai Adidas di seluruh Israel.

Pada 12 Mei 2021, di tengah konflik dengan Hamas di Jalur Gaza yang disebut Operasi Penjaga Tembok (Operation Guardian of the Walls), Biton terluka ketika sebuah rudal antitank yang ditembakkan dari dalam Gaza menghantam kendaraan militer yang ditumpanginya di sisi perbatasan wilayah Israel.

Biton mengalami luka parah, sementara rekan sesama prajuritnya, Sersan Staf Omer Tabib, gugur.

Baca juga: Adidas Kena Boikot Buntut Tampilkan Eks Tentara Israel dalam Iklan

Adidas berkilah bahwa poster-poster yang menampilkan Biton hanya digunakan di Israel dan bukan merupakan bagian dari kampanye global. Video berbahasa Ibrani yang memicu kontroversi tersebut tidak menyinggung soal dinas militernya maupun bagaimana ia kehilangan kakinya.

Namun, para aktivis pro-Palestina mengecam perusahaan tersebut karena bekerja sama dengan Biton, dengan menyoroti tingginya jumlah orang yang mengalami amputasi di Jalur Gaza, terutama anak-anak, akibat perang yang baru saja terjadi di sana.

Sebagian besar kritik tersebut secara keliru mengklaim bahwa Biton terlibat dalam pertempuran baru-baru ini di Gaza dan menuduhnya berpartisipasi dalam "genosida," atau menyebut bahwa ia kehilangan kakinya saat bertugas di Gaza pada tahun 2021.

Dalam pernyataan permintaan maafnya, Adidas menyatakan: "Di seluruh Timur Tengah, Adidas memiliki komitmen jangka panjang terhadap komunitas yang kami layani; kami bekerja sama dengan para atlet, tim, dan komunitas olahraga di kawasan ini, serta mendukung masyarakat dan komunitas yang membutuhkan melalui donasi produk."

"Kami akan terus mendengarkan, belajar, dan berupaya memastikan bahwa tindakan kami mencerminkan nilai-nilai inklusivitas yang kami junjung," tambahnya.

Baca juga: Bella Hadid Bakal Tuntut Adidas, Buntut Kontroversi Iklan Sepatu

Hal serupa dilakukan Adidas Arabia, cabang regional brand asal Jerman tersebut. Mereka meminta maaf pada hari Senin (7/9) setelah sebuah kampanye iklan yang menampilkan mantan tentara Israel memicu reaksi keras dan seruan boikot.

"Sama sekali bukan niat kami untuk menyinggung perasaan siapa pun, dan kami memohon maaf kepada semua pihak yang terdampak oleh hal ini," ujar perwakilan cabang regional perusahaan pakaian olahraga tersebut.

Adidas menyatakan sedang memperluas layanan Single Shoe (penjualan satu sepatu) miliknya "ke seluruh Eropa, Asia, dan Timur Tengah, termasuk UEA, Palestina, Lebanon, Arab Saudi, Kuwait, Qatar, dan Mesir."

Usai isu ini menyeruak, video yang diunggah Biton sudah tidak lagi tersedia di akun Instagram-nya sejak hari Minggu (6/9). Video tersebut sebelumnya telah banyak dibagikan di media sosial, baik oleh pihak yang mengkritik Adidas maupun mereka yang mendukung Biton.

Perang terkini di Gaza bermula pada 7 Oktober 2023, ketika Hamas memimpin serangan ke wilayah selatan Israel yang menewaskan 1.200 orang.

Berdasarkan perkiraan yang dirilis oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada bulan Mei, Gaza telah mencatat lebih dari 5.000 kasus amputasi anggota tubuh akibat trauma dan lebih dari 22.000 cedera berat pada anggota gerak sejak Oktober 2023. Hingga seperempat dari mereka yang mengalami cedera yang mengubah hidup tersebut adalah anak-anak. (*/lsi/timeofisrael/anadoluajansi)

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 08 September 2026
Imsak
04:25
Shubuh
04:35
Dhuhur
11:54
Ashar
15:09
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan