AS Yakini Iran Bersiap untuk Menyerang Israel
Nabil
Rabu, 28 Agustus 2024 - 08:18 WIB
AS Yakini Iran Bersiap untuk Menyerang Israel
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Amerika Serikat tetap berkomitmen untuk membela Israel jika diserang Iran, kata juru bicara keamanan nasional Gedung Putih John Kirby pada Selasa.
Kirby mengatakan kepada Channel 12 Israel bahwa sulit memprediksi kemungkinan serangan, tapi Gedung Putih menganggap serius pernyataan Iran.
"Kami yakin mereka masih dalam posisi dan siap melancarkan serangan jika mereka mau, itulah sebabnya kami meningkatkan kekuatan militer di wilayah tersebut," katanya.
"Pesan kami ke Iran konsisten dan akan tetap konsisten. Pertama, jangan lakukan itu. Tidak ada alasan untuk meningkatkan ketegangan. Tidak ada alasan untuk memulai perang regional besar-besaran. Kedua, kami siap membela Israel jika diperlukan."
Iran bersumpah akan memberikan balasan keras atas pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh, yang terjadi saat dia berkunjung ke Tehran akhir bulan lalu. Iran menyalahkan Israel atas pembunuhan tersebut. Israel tidak mengonfirmasi atau membantah keterlibatannya, tapi pejabat AS mengatakan militer Israel berada di balik pembunuhan itu.
AS mempertahankan dua kelompok kapal induk penyerang di Timur Tengah, serta tambahan skuadron jet tempur F-22.
Kirby mengatakan pasukan akan tetap berada di sana "selama kami merasa perlu mempertahankannya untuk membantu membela Israel dan melindungi pasukan serta fasilitas kami di kawasan itu."
Kirby mengatakan kepada Channel 12 Israel bahwa sulit memprediksi kemungkinan serangan, tapi Gedung Putih menganggap serius pernyataan Iran.
"Kami yakin mereka masih dalam posisi dan siap melancarkan serangan jika mereka mau, itulah sebabnya kami meningkatkan kekuatan militer di wilayah tersebut," katanya.
"Pesan kami ke Iran konsisten dan akan tetap konsisten. Pertama, jangan lakukan itu. Tidak ada alasan untuk meningkatkan ketegangan. Tidak ada alasan untuk memulai perang regional besar-besaran. Kedua, kami siap membela Israel jika diperlukan."
Iran bersumpah akan memberikan balasan keras atas pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh, yang terjadi saat dia berkunjung ke Tehran akhir bulan lalu. Iran menyalahkan Israel atas pembunuhan tersebut. Israel tidak mengonfirmasi atau membantah keterlibatannya, tapi pejabat AS mengatakan militer Israel berada di balik pembunuhan itu.
AS mempertahankan dua kelompok kapal induk penyerang di Timur Tengah, serta tambahan skuadron jet tempur F-22.
Kirby mengatakan pasukan akan tetap berada di sana "selama kami merasa perlu mempertahankannya untuk membantu membela Israel dan melindungi pasukan serta fasilitas kami di kawasan itu."