Netanyahu Dikritik Biden, Pembebasan Sandera Gaza di Ujung Tanduk
Nabil
Selasa, 03 September 2024 - 05:25 WIB
Netanyahu Dikritik Biden, Pembebasan Sandera Gaza di Ujung Tanduk
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Presiden Joe Biden menyatakan pada hari Senin bahwa Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, tidak melakukan cukup upaya untuk mengamankan kesepakatan pembebasan sandera yang ditahan di Gaza oleh Hamas. Biden juga mengungkapkan bahwa AS hampir mencapai tahap akhir untuk mengajukan proposal kepada para negosiator yang bekerja pada perjanjian sandera dan gencatan senjata.
Biden berbicara kepada para wartawan di Gedung Putih setelah pasukan Israel selama akhir pekan menemukan jasad enam sandera, termasuk Hersh Goldberg-Polin yang merupakan warga negara Amerika-Israel berusia 23 tahun, dari sebuah terowongan di Gaza. Militer Israel menyebut mereka baru saja dibunuh oleh militan Hamas Palestina.
Peristiwa ini memicu kritik terhadap strategi gencatan senjata Biden di Gaza dan meningkatkan tekanan pada Netanyahu dari warga Israel untuk membawa pulang sandera yang tersisa.
Ketika ditanya apakah Netanyahu melakukan cukup usaha untuk mencapai kesepakatan sandera, Biden menjawab, "Tidak." Ia tidak menjelaskan lebih lanjut pernyataannya, yang memicu respons tajam dari sumber-sumber senior Israel.
Saat ditanya apakah ia berencana menyajikan kesepakatan sandera terakhir kepada kedua belah pihak minggu ini, Biden mengatakan, "Kami sangat dekat dengan itu."
"Harapan selalu ada," tambahnya ketika ditanya apakah kesepakatan itu akan berhasil.
Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris pada hari Senin juga bertemu dengan tim negosiasi sandera AS di Situation Room, di mana Biden menyatakan "kesedihan dan kemarahan" atas pembunuhan para sandera, menurut Gedung Putih.
Biden berbicara kepada para wartawan di Gedung Putih setelah pasukan Israel selama akhir pekan menemukan jasad enam sandera, termasuk Hersh Goldberg-Polin yang merupakan warga negara Amerika-Israel berusia 23 tahun, dari sebuah terowongan di Gaza. Militer Israel menyebut mereka baru saja dibunuh oleh militan Hamas Palestina.
Peristiwa ini memicu kritik terhadap strategi gencatan senjata Biden di Gaza dan meningkatkan tekanan pada Netanyahu dari warga Israel untuk membawa pulang sandera yang tersisa.
Ketika ditanya apakah Netanyahu melakukan cukup usaha untuk mencapai kesepakatan sandera, Biden menjawab, "Tidak." Ia tidak menjelaskan lebih lanjut pernyataannya, yang memicu respons tajam dari sumber-sumber senior Israel.
Saat ditanya apakah ia berencana menyajikan kesepakatan sandera terakhir kepada kedua belah pihak minggu ini, Biden mengatakan, "Kami sangat dekat dengan itu."
"Harapan selalu ada," tambahnya ketika ditanya apakah kesepakatan itu akan berhasil.
Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris pada hari Senin juga bertemu dengan tim negosiasi sandera AS di Situation Room, di mana Biden menyatakan "kesedihan dan kemarahan" atas pembunuhan para sandera, menurut Gedung Putih.