20 Tahun Pasca 9/11, Populasi Muslim dan Masjid di Amerika Berkembang Pesat
Muhajirin
Sabtu, 11 September 2021 - 12:01 WIB
ilustrasi tugu peringatan peristiwa tragedi 9/11 (foto: langit7.id/istock)
Hari ini tepat 20 tahun lalu, 11 September 2001, terjadi tragedi runtuhnya Gedung World Trade Center (WTC) New York akibat serangan pesawat. Peristiwa itu membuat agama Islam menjadi perbincangan utama tak hanya di negara tersebut, tapi mayoritas negara barat.
Saat Islam diekspos setelah tragedi 11 September, beberapa warga AStak sedikit yang kontra dengan Islam, namun ada pula yang yang justru mencari tahu apa itu Islam serta ajarannya. Kini, 20 tahun pasca tragedi 9/11, tak hanya umat Islam yang bertambah semakin banyak, tapi masjid di negeri Paman Sam ini juga bertambah.
Baca Juga:Bella Hadid, Supermodel Amerika Keturunan Palestina: Bangga Jadi Muslim
Pada Maret 2020, Islamic Society of North America (ISNA), Center on Muslim Philanthropy, Institute for Social Policy and Understanding (ISPU) dan Association of Statisticians of American Religious Bodies (ASARB) merilis hasil penelitian jumlah masjid di seluruh Amerika.
Mereka mengidentifikasi terdapat 2.769 masjid pada 2020. Jumlah itu meningkat 31 persen dari jumlah 2010 sebanyak 2.106. Dalam laporan itu disebutkan, pertumbuhan masjid ini seiring dengan jumlah populasi muslim di Amerika yang terus meningkat karena imigrasi dan tingkat kelahiran.
Baca Juga:7 Rapper Hits Amerika Serikat Ini Bangga Menjadi Muslim
Tak hanya itu, jumlah jamaah masjid juga bertambah. Shalat jumat rata-rata dihadiri 410 orang pada 2020, dibandingkan pada 2010 hanya 353. Jumlah itu meningkat 16 persen. Hampir tiga perempat (71 persen) masjid mencatat peningkatan kehadiran jamaah Jumat sebanyak 10 persen atau lebih.
Saat Islam diekspos setelah tragedi 11 September, beberapa warga AStak sedikit yang kontra dengan Islam, namun ada pula yang yang justru mencari tahu apa itu Islam serta ajarannya. Kini, 20 tahun pasca tragedi 9/11, tak hanya umat Islam yang bertambah semakin banyak, tapi masjid di negeri Paman Sam ini juga bertambah.
Baca Juga:Bella Hadid, Supermodel Amerika Keturunan Palestina: Bangga Jadi Muslim
Pada Maret 2020, Islamic Society of North America (ISNA), Center on Muslim Philanthropy, Institute for Social Policy and Understanding (ISPU) dan Association of Statisticians of American Religious Bodies (ASARB) merilis hasil penelitian jumlah masjid di seluruh Amerika.
Mereka mengidentifikasi terdapat 2.769 masjid pada 2020. Jumlah itu meningkat 31 persen dari jumlah 2010 sebanyak 2.106. Dalam laporan itu disebutkan, pertumbuhan masjid ini seiring dengan jumlah populasi muslim di Amerika yang terus meningkat karena imigrasi dan tingkat kelahiran.
Baca Juga:7 Rapper Hits Amerika Serikat Ini Bangga Menjadi Muslim
Tak hanya itu, jumlah jamaah masjid juga bertambah. Shalat jumat rata-rata dihadiri 410 orang pada 2020, dibandingkan pada 2010 hanya 353. Jumlah itu meningkat 16 persen. Hampir tiga perempat (71 persen) masjid mencatat peningkatan kehadiran jamaah Jumat sebanyak 10 persen atau lebih.