LANGIT7.ID - Hari ini tepat 20 tahun lalu, 11 September 2001, terjadi tragedi runtuhnya Gedung World Trade Center (WTC) New York akibat serangan pesawat. Peristiwa itu membuat agama Islam menjadi perbincangan utama tak hanya di negara tersebut, tapi mayoritas negara barat.
Saat Islam diekspos setelah tragedi 11 September, beberapa warga AS tak sedikit yang kontra dengan Islam, namun ada pula yang yang justru mencari tahu apa itu Islam serta ajarannya. Kini, 20 tahun pasca tragedi 9/11, tak hanya umat Islam yang bertambah semakin banyak, tapi masjid di negeri Paman Sam ini juga bertambah.
Baca Juga: Bella Hadid, Supermodel Amerika Keturunan Palestina: Bangga Jadi MuslimPada Maret 2020, Islamic Society of North America (ISNA), Center on Muslim Philanthropy, Institute for Social Policy and Understanding (ISPU) dan Association of Statisticians of American Religious Bodies (ASARB) merilis hasil penelitian jumlah masjid di seluruh Amerika.
Mereka mengidentifikasi terdapat 2.769 masjid pada 2020. Jumlah itu meningkat 31 persen dari jumlah 2010 sebanyak 2.106. Dalam laporan itu disebutkan, pertumbuhan masjid ini seiring dengan jumlah populasi muslim di Amerika yang terus meningkat karena imigrasi dan tingkat kelahiran.
Baca Juga: 7 Rapper Hits Amerika Serikat Ini Bangga Menjadi Muslim
Tak hanya itu, jumlah jamaah masjid juga bertambah. Shalat jumat rata-rata dihadiri 410 orang pada 2020, dibandingkan pada 2010 hanya 353. Jumlah itu meningkat 16 persen. Hampir tiga perempat (71 persen) masjid mencatat peningkatan kehadiran jamaah Jumat sebanyak 10 persen atau lebih.
Bahkan diperkirakan,Islam akan menjadi agama tebesar kedua setelah Kristen pada 2040. Pew Research Center merilis laporan pertumbuhan muslim di Amerika pasca tragedi 9/11. Laporan itu dikeluarkan pada 2018 lalu.
Laporan itu menyebutkan, ada 3,45 juta muslim yang tinggal di Amerika Serikat pada 2017 mewakili 1,1 persen dari seluruh jumlah populasi. Saat ini jumlah orang yahudi menjadi kelompok terbesar kedua, namun jumlah itu akan berubah pada 2040.
“Populasi muslim AS akan tumbuh jauh lebih cepat daripada populasi yahudi di negara itu,” tulis laporan tersebut.
Baca Juga: Muslimah Amerika Ciptakan Karakter Superhero Muslim Pertama di Marvel ComicPew Center menaksir muslim Amerika pada 2050 akan berjumlah 8,1 juta atau 2,1 persen. Jumlah umat Islam tumbuh sekitar 100.000 orang per tahun, karena migrasi muslim dan tingkat kesuburan yang lebih tinggi.
“Sejak penelitian pertama kami (2007) tentang jumlah populasi muslim Amerika, jumlah muslim AS telah berkembang pesat,” tulis laporan tersebut.
Bertambahnya jumlah Muslim dan Masjid di Amerika salah satunya terjadi di Endicott, Massachusetts. Awalnya banyak jamaah masjid biasa shalat berjamaah di sebuah masjid di Johnson City. Tetapi mereka ingin memiliki ruang sendiri di Endicott agar lebih nyaman bagi orang-orang yang tinggal di Endicott dan daerah sekitarnya. Sehingga mereka tidak perlu khawatir mengemudi ke Johnson City pada hari bersalju atau dingin.
“Kami merasa sangat diberkati berada di ruang baru. Ini kesempatan yang sangat bagus bagi kami,” kata Imam Mohammed Amjad, Imam di Endicott Islamic Center, mengutip pressconnects.com, Sabtu (11/9/2021).
Tak hanya di Endicott, di banyak kota lain di Amerika Serikat, ruang-ruang kosong bahkan gereja banyak dialihfungsikan menjadi Masjid.
Baca Juga: Omar Suleiman, Dai Aktivis Pembela Islam dan Kemanusiaan di Amerika Serikat(jqf)