home wisata halal

Menyantap Mangut Kepala Manyung, Kuliner Pedas yang Bikin Keringatan

Sabtu, 11 September 2021 - 17:01 WIB
Kuliner Mangut Kepala Manyung. (foto: facebook/ bu fat)
Kota Semarang, salah satu daerah pesisir di Jawa, menjadi penghasil beragam kuliner dari ikan laut, salah satunya kepala manyung asap. Pengasapan ikan di Bandarharjo, Semarang Utara, menjadi salah produsen terbesar kepala manyung, selain di kawasan Krobokan Semarang Barat.

Kepala manyung yang biasa diolah menjadi mangut, disajikan dengan kuah dan bumbu pedas ini sangat menggugah selera. Mangut ini sudah menjadi kuliner khas rumahan warga Kota Atlas karena cara masaknya terbilang cukup mudah. Karena itu, permintaan di pasar terhadap ikan asap kepala manyung cukup tinggi.

Selain rasanya yang enak, makan kepala manyung itu ada sensasi tersendiri. Karena daging ikannya ada di sisi-sisi kepala ikan yang dibelah menjadi dua, maka perlu dua tangan untuk menyesapi tulang-tulang bagian kepala ini.

“Memang kalau kepala manyung ini makannya agak lama, dibanding daging irisan manyung. Tapi ini mengasyikkan,” cerita Hervina, warga Semarang.

Dinikmati dengan kuah kuning yang sedikit panas, pedas dan nasi yang ngepul-ngepul, makan mangut kepala mangut bakal membuat penikmat kuliner gobyos keringat.

Meski dicap sebagai kuliner rumahan, jangan salah, kepala manyung ini menjadi menu makanan yang digemari banyak pejabat, artis hingga seniman.

Warung Makan Ndas Manyung Bu Fat di Jalan Ariloka Semarang misalnya, pernah dikunjungi oleh sederet artis nasional seperti Yuni Shara, Sujiwo Tedjo dan almarhum Didi Kempot. Termasuk mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, juga pernah datang ke sini. Bayangkan melihat Yuni Shara makan mangut kepala manyung sambil bersimbah keringat.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
mangut kepala manyung bu fat semarang kuliner halal
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya