Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 25 Mei 2026
home wisata halal detail berita

Menyantap Mangut Kepala Manyung, Kuliner Pedas yang Bikin Keringatan

arif purniawan Sabtu, 11 September 2021 - 17:01 WIB
Menyantap Mangut Kepala Manyung, Kuliner Pedas yang Bikin Keringatan
Kuliner Mangut Kepala Manyung. (foto: facebook/ bu fat)
LANGIT7.ID, Semarang - Kota Semarang, salah satu daerah pesisir di Jawa, menjadi penghasil beragam kuliner dari ikan laut, salah satunya kepala manyung asap. Pengasapan ikan di Bandarharjo, Semarang Utara, menjadi salah produsen terbesar kepala manyung, selain di kawasan Krobokan Semarang Barat.

Kepala manyung yang biasa diolah menjadi mangut, disajikan dengan kuah dan bumbu pedas ini sangat menggugah selera. Mangut ini sudah menjadi kuliner khas rumahan warga Kota Atlas karena cara masaknya terbilang cukup mudah. Karena itu, permintaan di pasar terhadap ikan asap kepala manyung cukup tinggi.

Selain rasanya yang enak, makan kepala manyung itu ada sensasi tersendiri. Karena daging ikannya ada di sisi-sisi kepala ikan yang dibelah menjadi dua, maka perlu dua tangan untuk menyesapi tulang-tulang bagian kepala ini.

“Memang kalau kepala manyung ini makannya agak lama, dibanding daging irisan manyung. Tapi ini mengasyikkan,” cerita Hervina, warga Semarang.

Dinikmati dengan kuah kuning yang sedikit panas, pedas dan nasi yang ngepul-ngepul, makan mangut kepala mangut bakal membuat penikmat kuliner gobyos keringat.

Meski dicap sebagai kuliner rumahan, jangan salah, kepala manyung ini menjadi menu makanan yang digemari banyak pejabat, artis hingga seniman.

Warung Makan Ndas Manyung Bu Fat di Jalan Ariloka Semarang misalnya, pernah dikunjungi oleh sederet artis nasional seperti Yuni Shara, Sujiwo Tedjo dan almarhum Didi Kempot. Termasuk mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, juga pernah datang ke sini. Bayangkan melihat Yuni Shara makan mangut kepala manyung sambil bersimbah keringat.

Harga satu porsi kepala manyung bu Fat, yang ukuran besar bahkan bisa di atas Rp100.000. Kepala Manyung Bu Fat ini banyak memiliki cabang. Di Semarang, cabangnya bertebaran. Di luar kota, ada di Bekasi, Jakarta Selatan serta Jakarta Pusat.

Baca juga: Menyantap Coto Makassar, Kuah Gurih yang Bikin Nagih

Referensi, tempat lain adalah kuliner kepala manyung Mbak Sari yang bisa ditemui di Sawah Besar VIII no.4 Kaligawe, Gayamsari.

Selain racikan bumbu yang pas, kelezatan kepala manyung ini juga ditentukan kualitas dari ikan itu sendiri. Apakah ikan itu segar, baru turun dari pengasapan, atau bahkan stok lama. Jika menggunakan bahan ikan stok lama, akan menimbulkan bau yang tidak sedap, meski bumbunya kuat.

Penting diketahui beberapa ciri fisik sebelum membeli kepala manyung agar mendapatkan ikan yang baru.

Salah satu pedagang kepala manyung, di Jalan Wahid Hasyim Kota Semarang, Raflie Candra Putra, berbagi tips mendapatkan kepala manyung segar.

Pertama bisa dilihat dari luar, ikan berwarna kecoklatan dan terlihat kencang. Baunya juga khas ikan yang habis dipanggang. Harga satu kepala manyung, mulai Rp4.000 sampai dengan Rp25.000, tergantung besar kecilnya kepala.

“Jangan beli ikan yang mengeluarkan lendir ketika dipegang, itu menandakan kepala manyung tidak segar lagi. Jika dimasukkan ke dalam frezer kulkas, kepala manyung bisa tahan 3-4 hari,” kata Candra.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 25 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)