Gempar! Sutradara Yahudi Amerika Bela Gaza di Festival Film Venice
Nabil
Senin, 09 September 2024 - 17:50 WIB
Sutradara Sarah Friedland memegang dua penghargaan Festival Film Venice 2024 miliknya
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Festival Film Venice tahun ini menjadiperbincangan hangat. Bukan cuma karena film-film keren yang ditayangkan, tapi juga karena banyak sineas yang angkat suara soal konflik di Gaza. Mereka memanfaatkanmomen penerimaan penghargaan untukmendukung rakyat Palestina dan kritik tindakan Israel.
Sarah Friedland, sutradara Amerika yang kebetulan Yahudi, bikin kejutan saatmenerima penghargaan Luigi de Laurentiis untuk film pertama terbaik. Dia bilang, "Sebagai seniman Yahudi Amerika, saya tidakbisa diam aja. Hari ini tepat 336 hari Israel melakukan genosida di Gaza dan sudah 76 tahun mereka menduduki wilayah Palestina."
Friedland nggak berhenti di situ. Dia lanjut, "Kita sebagai pembuat film memilikitanggung jawab untukbicara. Kita harus pakai kesempatan ini buat kritik Israel yang seolah kebal hukum. Saya berdiri bersamarakyat Palestina yang sedangberjuang untuk kebebasan mereka."
Film Friedland yang berjudul "Familiar Touch" bukan cuma menang kategori Film Pertama Terbaik, tapi juga bikin dia dipilih jadi Sutradara Terbaik di bagian Horizons. Nggak cuma Friedland, Kathleen Chalfant yang memenangkanAktris Terbaik juga menyinggungsoal perang. Dia berharap konflik mengerikan di sana bisa cepat berakhir.
Omongan Friedland disambut meriah oleh para hadirin yang hadir. Ini terjadi di tengah makin banyaknya kritik dunia terhadap aksi militer Israel di Gaza yang udah berlangsung 11 bulan.
Scandar Copti, sutradara Palestina, juga ikutbersuara saatdia menang penghargaan Skenario Terbaik untukfilm "Happy Holidays". Filmnya sendiri berceritasoal empat orang di Haifa yang punya latar belakang beda-beda.
Copti bilang, "Saya berdiri di sini dengan bangga, tapi juga sedih denganapa yang terjadi 11 bulan terakhir. Kita semua diuji saatmelihat pembantaian yang terjadi di Gaza."
Sarah Friedland, sutradara Amerika yang kebetulan Yahudi, bikin kejutan saatmenerima penghargaan Luigi de Laurentiis untuk film pertama terbaik. Dia bilang, "Sebagai seniman Yahudi Amerika, saya tidakbisa diam aja. Hari ini tepat 336 hari Israel melakukan genosida di Gaza dan sudah 76 tahun mereka menduduki wilayah Palestina."
Friedland nggak berhenti di situ. Dia lanjut, "Kita sebagai pembuat film memilikitanggung jawab untukbicara. Kita harus pakai kesempatan ini buat kritik Israel yang seolah kebal hukum. Saya berdiri bersamarakyat Palestina yang sedangberjuang untuk kebebasan mereka."
Film Friedland yang berjudul "Familiar Touch" bukan cuma menang kategori Film Pertama Terbaik, tapi juga bikin dia dipilih jadi Sutradara Terbaik di bagian Horizons. Nggak cuma Friedland, Kathleen Chalfant yang memenangkanAktris Terbaik juga menyinggungsoal perang. Dia berharap konflik mengerikan di sana bisa cepat berakhir.
Omongan Friedland disambut meriah oleh para hadirin yang hadir. Ini terjadi di tengah makin banyaknya kritik dunia terhadap aksi militer Israel di Gaza yang udah berlangsung 11 bulan.
Scandar Copti, sutradara Palestina, juga ikutbersuara saatdia menang penghargaan Skenario Terbaik untukfilm "Happy Holidays". Filmnya sendiri berceritasoal empat orang di Haifa yang punya latar belakang beda-beda.
Copti bilang, "Saya berdiri di sini dengan bangga, tapi juga sedih denganapa yang terjadi 11 bulan terakhir. Kita semua diuji saatmelihat pembantaian yang terjadi di Gaza."