Kemenlu Imbau Masyarakat Tetap Taat Prokes dan Ikut Vaksinasi
Garry Talentedo Kesawa
Sabtu, 11 September 2021 - 20:54 WIB
Menlu Retno Marsudi
Perkembangan kasus Covid-19 secara global saat ini telah mencapai 223 juta dengan angka kematian lebih dari 4,6 juta jiwa. Dalam satu bulan terakhir, kasus baru relatif lebih stabil dari bulan-bulan sebelumnya.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, mengatakan tren penurunan terjadi di kawasan World Health Organization (WHO), yaitu Afrika, Asia Tenggara, dan Mediterania Timur. Sementara tren kenaikan kasus Covid-19 terjadi di kawasan Amerika.
"Alhamdulillah, Indonesia salah satu negara yang terus mengalami tren penurunan" ujarnya saat menyambut kedatangan vaksin tahap ke-56 dan ke-57, Sabtu (11/9).
Baca juga:Pertama Kali, Vaksin Janssen 500 Ribu Dosis dari Belanda Tiba Hari Ini
Menlu Retno menjelaskan bahwa positivity rate nasional dalam beberapa hari terakhir berhasil turun di bawah angka 5%, ambang batas yang ditetapkan WHO. Hal ini tentu sangat berbeda jika dibandingkan pada Juli 2021 lalu saat positivity rate melampaui 31%.
"Dirjen WHO mengatakan pada beberapa negara dengan tingkat vaksinasi yang tinggi terjadi terputusnya hubungan antara kenaikan kasus dengan tingkat kematian. Artinya, meskipun terjadi lonjakan kasus namun tidak diikuti dengan kenaikan rawat inap dan juga kematian," katanya.
Meski Indonesia terus mengalami penurunan kasus Covid-19, namun Menlu Retno menyebut masih banyak tantangan yang harus dilewati. Pihak Kemenlu akan terus bergerak agar kebutuhan vaksin nasional dapat terpenuhi.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, mengatakan tren penurunan terjadi di kawasan World Health Organization (WHO), yaitu Afrika, Asia Tenggara, dan Mediterania Timur. Sementara tren kenaikan kasus Covid-19 terjadi di kawasan Amerika.
"Alhamdulillah, Indonesia salah satu negara yang terus mengalami tren penurunan" ujarnya saat menyambut kedatangan vaksin tahap ke-56 dan ke-57, Sabtu (11/9).
Baca juga:Pertama Kali, Vaksin Janssen 500 Ribu Dosis dari Belanda Tiba Hari Ini
Menlu Retno menjelaskan bahwa positivity rate nasional dalam beberapa hari terakhir berhasil turun di bawah angka 5%, ambang batas yang ditetapkan WHO. Hal ini tentu sangat berbeda jika dibandingkan pada Juli 2021 lalu saat positivity rate melampaui 31%.
"Dirjen WHO mengatakan pada beberapa negara dengan tingkat vaksinasi yang tinggi terjadi terputusnya hubungan antara kenaikan kasus dengan tingkat kematian. Artinya, meskipun terjadi lonjakan kasus namun tidak diikuti dengan kenaikan rawat inap dan juga kematian," katanya.
Meski Indonesia terus mengalami penurunan kasus Covid-19, namun Menlu Retno menyebut masih banyak tantangan yang harus dilewati. Pihak Kemenlu akan terus bergerak agar kebutuhan vaksin nasional dapat terpenuhi.