7 Desainer Indonesia Tampil di Fashion Show KJRI New York
Garry Talentedo Kesawa
Sabtu, 11 September 2021 - 23:15 WIB
Gelaran Fashion Show di Ruang Pancasila, Gedung KJRI New York. (Foto: Dok. KJRI New York)
Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) New York bersama dengan New York Indonesia Fashion Week (NYIFW) menggelar acara Fashion Show di Ruang Pancasila, Gedung KJRI New York, Jumat (10/9). Acara dilaksanakan secara hybrid (offline dan online di media sosial KJRI New York).
Gelaran fashion show bertajuk "Batik Fashion and Culture" itu menghadirkan 5 designer/pemilik brand terkemuka asal Indonesia. Mulai dari Joni Permana featuring Kampoeng Tjibarani, Indah Darry, Sakamade Boutique by Tari Made, Mama Theodora by Theodora Matruttyu De Lima, dan DR. Rosaline Rumaseuw by Novi Palluch.
Dua designer diaspora Indonesia asal New York, yaitu Marry Indo by Merry Salmeri dan Sasmita Batik by Novi Palluch juga turut meramaikan acara fashion show tersebut.
Baca juga:Sukses di NYFW 2022, Erigo dan Shopee Buka Pop-up Store di New York
Fashion Show dimulai dengan penampilan audio dan visual Tarawangsa dari Kampoeng Tjibarani Bandung, yang melambangkan upacara untuk menyambut kedatangan Dewi Sri (Sri Pohaci) yang dikenal sebagai Dewi Pertanian.
Selanjutnya, ada penampilan Batik corak Borneo karya designer Indah Darry, yang dilanjutkan penampilan busana dengan corak Batik Penari Bali dari designer Tari Made. Sementara itu, penampilan busana karya desainer Theodora Matrutty de Lima didominasi oleh kain tenun dengan desain yang terinspirasi oleh kearifan lokal dan alam daerah Maluku.
Designer Novi Palluch menampilkan busana santai dengan perpaduan warna cerah seperti biru muda, kuning, dan coklat muda yang cocok digunakan di saat musim panas. Acara ditutup dengan penampilan desain khusus Batik Papua dari Dr. Rosaline Rumaseuw by Indah Darry.
Gelaran fashion show bertajuk "Batik Fashion and Culture" itu menghadirkan 5 designer/pemilik brand terkemuka asal Indonesia. Mulai dari Joni Permana featuring Kampoeng Tjibarani, Indah Darry, Sakamade Boutique by Tari Made, Mama Theodora by Theodora Matruttyu De Lima, dan DR. Rosaline Rumaseuw by Novi Palluch.
Dua designer diaspora Indonesia asal New York, yaitu Marry Indo by Merry Salmeri dan Sasmita Batik by Novi Palluch juga turut meramaikan acara fashion show tersebut.
Baca juga:Sukses di NYFW 2022, Erigo dan Shopee Buka Pop-up Store di New York
Fashion Show dimulai dengan penampilan audio dan visual Tarawangsa dari Kampoeng Tjibarani Bandung, yang melambangkan upacara untuk menyambut kedatangan Dewi Sri (Sri Pohaci) yang dikenal sebagai Dewi Pertanian.
Selanjutnya, ada penampilan Batik corak Borneo karya designer Indah Darry, yang dilanjutkan penampilan busana dengan corak Batik Penari Bali dari designer Tari Made. Sementara itu, penampilan busana karya desainer Theodora Matrutty de Lima didominasi oleh kain tenun dengan desain yang terinspirasi oleh kearifan lokal dan alam daerah Maluku.
Designer Novi Palluch menampilkan busana santai dengan perpaduan warna cerah seperti biru muda, kuning, dan coklat muda yang cocok digunakan di saat musim panas. Acara ditutup dengan penampilan desain khusus Batik Papua dari Dr. Rosaline Rumaseuw by Indah Darry.