Ini Lima Strategi Kemendes PDTT Entaskan Kemiskinan Ekstrem di Papua
Mahmuda attar hussein
Ahad, 12 September 2021 - 01:54 WIB
Ilustrasi kemiskinan Papua. Foto: Langit7/Istock
Sebanyak tujuh provinsi di Indonesia, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua dan Papua Barat menjadi fokus pemerintah dalam upaya penanganan kemiskinan ekstrem pada tahun ini.
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar menyebutkan, ada lima strategi yang akan dilakukan pemerintah dalam upaya mengentaskan kemiskinan ekstrem di Indonesia, khususnya Papua.
Baca juga:Dorong Capaian SDGs Desa, Kemendes PDTT Ajak Mitra Tingkatkan Kapasitas dan Keterampilan SDM
Adapun lima strategi tersebut, yakni pengurangan pengeluaran, peningkatan pendapatan, pembangunan kewilayahan, pendampingan desa, dan kelembagaan.
"Kalau lima strategi ini dijalankan, kita sangat yakin pada 2024 Indonesia bisa terbebas dari kemiskinan ekstrem. Ini bisa dimulai dari Indonesia Timur yaitu Papua dan Papua Barat," katanya, seperti tertulis dalam keterangan tertulis Kemendes, Minggu (12/09).
Baca juga:Inovator Kemajuan, Gus Halim Ajak Mahasiswa Bangun Indonesia dari Desa
Selain itu, guna mencapai tujuan tersebut akan dilakukan melalui beberapa tahapan. Di antaranya adalah dengan cara penuntasan data SDGs Desa, fokus implementasi kegiatan untuk warga miskin ekstrem, pendampinganan mustahil desa, pendampingan penyusunan APBDes, peningkatan kapasitas warga miskin ekstrem, dan penguatan posyandu kesejahteraan.
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar menyebutkan, ada lima strategi yang akan dilakukan pemerintah dalam upaya mengentaskan kemiskinan ekstrem di Indonesia, khususnya Papua.
Baca juga:Dorong Capaian SDGs Desa, Kemendes PDTT Ajak Mitra Tingkatkan Kapasitas dan Keterampilan SDM
Adapun lima strategi tersebut, yakni pengurangan pengeluaran, peningkatan pendapatan, pembangunan kewilayahan, pendampingan desa, dan kelembagaan.
"Kalau lima strategi ini dijalankan, kita sangat yakin pada 2024 Indonesia bisa terbebas dari kemiskinan ekstrem. Ini bisa dimulai dari Indonesia Timur yaitu Papua dan Papua Barat," katanya, seperti tertulis dalam keterangan tertulis Kemendes, Minggu (12/09).
Baca juga:Inovator Kemajuan, Gus Halim Ajak Mahasiswa Bangun Indonesia dari Desa
Selain itu, guna mencapai tujuan tersebut akan dilakukan melalui beberapa tahapan. Di antaranya adalah dengan cara penuntasan data SDGs Desa, fokus implementasi kegiatan untuk warga miskin ekstrem, pendampinganan mustahil desa, pendampingan penyusunan APBDes, peningkatan kapasitas warga miskin ekstrem, dan penguatan posyandu kesejahteraan.