PB PON ke-20 Jamin Keamanan Atlet Beserta Kontingen Selama di Papua
Ahmad zuhdi
Ahad, 12 September 2021 - 18:13 WIB
Plt Koordinator Bidang Pemasaran PB PON Papua, Karsudi (kiri) dan Ketua Bidang II PB PON XX Papua, Roy Letlora (kanan) dalam konferensi pers peluncuran lagu tema Torang Bisa di Jakarta. Foto: Antara
Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua menjamin keamanan atlet serta kontingen masing-masing daerah selama berada di Negeri Cenderawasih. Hal tersebut disampaikan demi kenyamanan para atlet dalam menjalni pertandingan.
Hal tersebut disampaikan langsung Ketua Bidang II PB PON XX Papua, Roy Letlora dalam konferensi pers yang berlangsung di Jakarta. PB PON Papua bekerja sama dengan satuan gabungan keamanan dari TNI dan Polri dan terus berkoordinasi untuk memberikan payung perlindungan pada tamu dari luar Papua.
Baca Juga:Maksimal Kuota 10.000, Penonton Boleh Hadir di Pertandingan PON Papua
"Tidak ada keraguan lagi bahwa PON akan tertunda, bahkan Bapak Presiden (Joko Widodo) dipastikan akan membuka langsung 2 Oktober. Semua pihak sudah berkomitmen untuk menjaga keamanan pelaksanaan," kata Roy, di Jakarta, sabtu (11/9/2021).
Selain menurunkan lebih dari 9.000 personel keamanan yang diterjunkan di empat klaster, PB PON juga menyiapkan ruang khusus yang berisi peralatan canggih dari luar negeri untuk memantau situasi di lokasi pertandingan. Tindakan persuasif juga dilakukan PB PON untuk meredam potensi konflik dari lingkungan sekitar arena seperti melakukan pembicaraan terbuka, hingga merekrut relawan PON Papua dari unsur warga lokal.
"Untuk perekrutan ini kami juga lakukan pemeriksaan latar belakang melibatkan BIN dan Kepolisian. Dari sekitar 17 ribu relawan, ada kurang lebih 70 yang tidak lolos screening. Ini menunjukkan tingkat keamanan di sana sudah sangat baik," ungkapnya.
Baca Juga:Kabar Gembira, PON Ke-20 Papua Boleh Dihadiri Penonton
Hal tersebut disampaikan langsung Ketua Bidang II PB PON XX Papua, Roy Letlora dalam konferensi pers yang berlangsung di Jakarta. PB PON Papua bekerja sama dengan satuan gabungan keamanan dari TNI dan Polri dan terus berkoordinasi untuk memberikan payung perlindungan pada tamu dari luar Papua.
Baca Juga:Maksimal Kuota 10.000, Penonton Boleh Hadir di Pertandingan PON Papua
"Tidak ada keraguan lagi bahwa PON akan tertunda, bahkan Bapak Presiden (Joko Widodo) dipastikan akan membuka langsung 2 Oktober. Semua pihak sudah berkomitmen untuk menjaga keamanan pelaksanaan," kata Roy, di Jakarta, sabtu (11/9/2021).
Selain menurunkan lebih dari 9.000 personel keamanan yang diterjunkan di empat klaster, PB PON juga menyiapkan ruang khusus yang berisi peralatan canggih dari luar negeri untuk memantau situasi di lokasi pertandingan. Tindakan persuasif juga dilakukan PB PON untuk meredam potensi konflik dari lingkungan sekitar arena seperti melakukan pembicaraan terbuka, hingga merekrut relawan PON Papua dari unsur warga lokal.
"Untuk perekrutan ini kami juga lakukan pemeriksaan latar belakang melibatkan BIN dan Kepolisian. Dari sekitar 17 ribu relawan, ada kurang lebih 70 yang tidak lolos screening. Ini menunjukkan tingkat keamanan di sana sudah sangat baik," ungkapnya.
Baca Juga:Kabar Gembira, PON Ke-20 Papua Boleh Dihadiri Penonton