home global news

Rupiah Menguat Tajam, Tembus Level Rp15.150 per USD

Jum'at, 20 September 2024 - 15:20 WIB
Rupiah Menguat Tajam, Tembus Level Rp15.150 per USD
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami penguatan signifikan pada perdagangan Jumat (20/9/2024) sore. Mata uang Garuda berhasil menguat 189 poin atau 1,23% ke level Rp15.150 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di Rp15.339 per dolar AS.

Penguatan rupiah didukung oleh melemahnya indeks dolar AS setelah The Federal Reserve (The Fed) mengisyaratkan akan memulai siklus pelonggaran moneter. Pasar merespon positif prospek penurunan suku bunga AS yang agresif hingga 125 basis poin sepanjang tahun ini.

"Rupiah berhasil menembus level psikologis Rp15.200 per dolar AS didorong sentimen positif global pasca keputusan The Fed. Pelaku pasar optimistis The Fed akan memangkas suku bunga acuan sebesar 50 basis poin dalam waktu dekat," ujar Ibrahim Assuaibi, Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Jumat (20/9/2024).

Meski demikian, Ibrahim mengingatkan bahwa ketegangan geopolitik di Timur Tengah masih menjadi faktor risiko yang perlu diwaspadai. Insiden ledakan walkie-talkie milik kelompok Hizbullah di Lebanon berpotensi meningkatkan tensi kawasan.

Di sisi eksternal, pasar juga mencermati perkembangan ekonomi Tiongkok. Beijing dikabarkan mempertimbangkan penghapusan pembatasan besar pada pembelian properti untuk mendorong pemulihan sektor real estate yang terpuruk. Namun, Bank Sentral Tiongkok (PBoC) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah pada Jumat (20/9), mengecewakan harapan pasar akan stimulus moneter lebih lanjut.

Serangkaian data ekonomi Tiongkok yang lemah untuk bulan Agustus, termasuk perlambatan pertumbuhan produksi industri ke level terendah dalam 5 bulan, semakin menambah kekhawatiran terhadap prospek pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Penjualan ritel dan harga rumah baru juga menunjukkan pelemahan, memicu seruan kepada pemerintah untuk mengeluarkan stimulus lebih besar.

Sementara itu dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) diperkirakan akan kembali memangkas suku bunga acuan sebesar 75-100 basis poin ke kisaran 5,25-5,00% sepanjang tahun ini. Langkah ini bertujuan untuk mendorong pemulihan ekonomi yang sebelumnya terhambat oleh tingginya suku bunga kredit perbankan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya