home edukasi & pesantren

Peduli Lingkungan, Bank Syariah Indonesia Dukung ITS Kelola Limbah Plastik

Jum'at, 20 September 2024 - 16:38 WIB
Dekan FSAD ITS Prof Hamzah Fansuri SSi MSi PhD (empat dari kanan) bersama perwakilan BSI KCP ITS di depan Reverse Vending Machine (RVM) untuk mengolah sampah botol plastik
Fakultas Sains dan Analitika Data (FSAD) ITS lewat Gerakan Operasi Plastik mendukung program Smart Eco Campus. Gerakan ini juga didukung Bank Syariah Indonesia (BSI) melalui pemberian mesin Reverse Vending Machine (RVM), Jumat (20/9/2024).

Dekan FSAD ITS Prof Hamzah Fansuri SSi MSi PhD mengungkapkan bahwa plastik menjadi permasalahan lingkungan utama yang tak kunjung dapat diselesaikan. Hal tersebut dikarenakan botol plastik memerlukan waktu degradasi cukup lama, yakni mencapai 450 tahun.

“Meski begitu, plastik masih tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan kita sehingga diperlukan upaya untuk menanggulanginya,” imbuh Hamzah.

Baca juga:Perluas Peluang Studi ke Jepang, ITS Resmikan Kantor Study in Japan

Dosen Departemen Kimia ITS tersebut berujar bahwa Gerakan Operasi Plastik ini menjadi langkah konkret yang diambil FSAD ITS untuk membantu mengurangi limbah plastik di lingkungan kampus.

"Kami ingin menciptakan kesadaran di kalangan mahasiswa dan tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan (tendik) FSAD tentang pengelolaan limbah plastik," jelasnya.

Sejalan dengan komitmen FSAD, BSI turut mendukung program ini melalui penyediaan mesin RVM. Mesin ini dapat membantu proses pemilihan dan pengompresan botol plastik untuk kemudian diolah kembali menjadi botol plastik baru. Dengan RVM, pengelolaan limbah botol plastik menjadi lebih praktis.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya