Sejarah FK Unair Terangkum dalam Monumen Kebersamaan Jam 4 Sisi
Tim langit 7
Rabu, 02 Oktober 2024 - 06:00 WIB
Dekan FK Unair Prof Budi Santoso (tengah) dan alumni berpose bersama di depan Monuman Kebersamaan Jam 4 Sisi usai diresmikan, Selasa (1/10/2024).
Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) mempunyai ikon baru, yaitu Monuman Kebersamaan Jam 4 Sisi. Tetenger ini berdiri di taman FK Unair dan diresmikan pada Selasa (1/10/2024).
Menurut Dekan FK Unair Prof Budi Santoso, monumen ini sebagai simbol kebersamaan antara allmamater dan alumninya. “Mengandung makna pemersatu,” ungkap Budi Santoso saat peresmian monumen.
Monumen yang berdiri di taman FK Unair ini mempunyai arti bagi sejarah dan perkembangan FK Unair yang tercantum di empat sisinya.
Adapun empat sisi dalam jam setinggi 4,8 meter tersebut menjelaskan sejarah FK Unair dari jaman penjajahan Belanda hingga sekarang berusia 110 tahun.
Baca juga:Masya Allah! Usia 21 Tahun, Wisudawan Ini Raih Tiga Gelar Sekaligus
Sisi pertama, Nederlandsch Indische Artsen School (NIAS) adalah sekolah untuk pendidikan dokter pribumi di Surabaya pada zaman kolonial Hindia Belanda.
Sisi kedua, Sekolah Kedokteran Tinggi (Dai Gakko). Sisi ketiga, Faculty of Medicine Unair. Sisi keempat adalah Fakultas Kedokteran Unair sekarang ini.
Menurut Dekan FK Unair Prof Budi Santoso, monumen ini sebagai simbol kebersamaan antara allmamater dan alumninya. “Mengandung makna pemersatu,” ungkap Budi Santoso saat peresmian monumen.
Monumen yang berdiri di taman FK Unair ini mempunyai arti bagi sejarah dan perkembangan FK Unair yang tercantum di empat sisinya.
Adapun empat sisi dalam jam setinggi 4,8 meter tersebut menjelaskan sejarah FK Unair dari jaman penjajahan Belanda hingga sekarang berusia 110 tahun.
Baca juga:Masya Allah! Usia 21 Tahun, Wisudawan Ini Raih Tiga Gelar Sekaligus
Sisi pertama, Nederlandsch Indische Artsen School (NIAS) adalah sekolah untuk pendidikan dokter pribumi di Surabaya pada zaman kolonial Hindia Belanda.
Sisi kedua, Sekolah Kedokteran Tinggi (Dai Gakko). Sisi ketiga, Faculty of Medicine Unair. Sisi keempat adalah Fakultas Kedokteran Unair sekarang ini.