Dianggap Menjanjikan, Pemerintah Terus Dorong Ekspor Modest Fashion Indonesia
Lusi mahgriefie
Jum'at, 11 Oktober 2024 - 21:15 WIB
Pemerintah berjanji akan terus berupaya untuk mendorong peningkatan ekspor produk modest fesyen Indonesia.
Pemerintah berjanji akan terus berupaya untuk mendorong peningkatan ekspor produk modest fesyen Indonesia.
“Upaya ini dilakukan melalui strategi pengembangan SDM, penguatan penjenamaan produk, serta perluasan akses pasar melalui kegiatan pameran dan peragaan busana,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Dirjen PEN) Mardyana Listyowati di acara Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW), Tangerang, Kamis, kemarin.
Lebih lanjut, Mardyana menambahkan, Kemendag juga mendorong transaksi perdagangan dan kerja sama bisnis jenama dan industri pendukung lainnya yang tampil di JMFW dengan buyer di dalam dan luar negeri.
Adapun salah satu langkah untuk mendorong transaksi perdagangan dan kerja bisnis tersebut adalah dengan mengoptimalisasi peran perwakilan perdagangan di luar negeri. Hal ini dilakukan untuk mendatangkan buyer, khususnya pada ajang JMFW.
Baca juga:Mendag Zulkifli Hasan: Modest Fashion Menjadi Lokomotif Pertumbuhan Ekonomi Nasional
“Produk modest fesyen merupakan salah satu produk ekspor yang sedang kami prioritaskan. Kami mencatat, daya beli produk ini meningkat sebesar 6,1 persen selama lima tahun terakhir dengan nilai ekspor yang diperkirakan mencapai USD 375 miliar pada 2025,” terang Mardyana.
Sementara itu, Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Ditjen PEN Merry Maryati mengatakan, pengembangan SDM yang berkualitas menjadi faktor kunci untuk memperkuat industri fesyen di Indonesia. Hal ini dikatakan Merry saat membuka Parade 4 JMFW di hari yang sama.
“Upaya ini dilakukan melalui strategi pengembangan SDM, penguatan penjenamaan produk, serta perluasan akses pasar melalui kegiatan pameran dan peragaan busana,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Dirjen PEN) Mardyana Listyowati di acara Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW), Tangerang, Kamis, kemarin.
Lebih lanjut, Mardyana menambahkan, Kemendag juga mendorong transaksi perdagangan dan kerja sama bisnis jenama dan industri pendukung lainnya yang tampil di JMFW dengan buyer di dalam dan luar negeri.
Adapun salah satu langkah untuk mendorong transaksi perdagangan dan kerja bisnis tersebut adalah dengan mengoptimalisasi peran perwakilan perdagangan di luar negeri. Hal ini dilakukan untuk mendatangkan buyer, khususnya pada ajang JMFW.
Baca juga:Mendag Zulkifli Hasan: Modest Fashion Menjadi Lokomotif Pertumbuhan Ekonomi Nasional
“Produk modest fesyen merupakan salah satu produk ekspor yang sedang kami prioritaskan. Kami mencatat, daya beli produk ini meningkat sebesar 6,1 persen selama lima tahun terakhir dengan nilai ekspor yang diperkirakan mencapai USD 375 miliar pada 2025,” terang Mardyana.
Sementara itu, Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Ditjen PEN Merry Maryati mengatakan, pengembangan SDM yang berkualitas menjadi faktor kunci untuk memperkuat industri fesyen di Indonesia. Hal ini dikatakan Merry saat membuka Parade 4 JMFW di hari yang sama.