home global news

Dibayangi Ketakutan, Sejumlah Wanita Afghanistan Tetap Bekerja

Selasa, 14 September 2021 - 03:07 WIB
Situasi di Afghanistan Foto: Istimewa
Peralihan kekuasaan Afghanistan ke tangan Taliban mempengaruhi aspek kehidupan seluruh warga negara itu, seperti yang dialami pula oleh Rabia Jamal.

Kurang dari sebulan setelah Taliban masuk ke ibu kota Afghanistan, ia mengambil keputusan sulit, memberanikan diri kembali bekerja di bandara.

Meskipun banyak orang mengatakan perempuan harus tinggal di rumah, ibu tiga anak berusia 35 tahun itu merasa tidak punya pilihan. “Saya butuh uang untuk menghidupi keluarga saya,” kata Rabia, mengenakan setelan jas biru laut dan riasan dilansir dari Khaleej Times, Ahad (12/9/2021).

"Saya merasakan ketegangan di rumah. Saya merasa sangat kacau. (Tapi) sekarang saya merasa lebih baik," tambahnya.

Saat ini, dari lebih dari 80 wanita yang bekerja di bandara sebelum Kabul jatuh ke tangan Taliban pada 15 Agustus, hanya 12 yang kembali ke pekerjaan mereka. Tetapi mereka adalah salah satu dari sedikit wanita di ibu kota yang diizinkan kembali bekerja.

Taliban memberi tahu sebagian besar karyawan untuk tidak kembali sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Enam pekerja bandara wanita berdiri di pintu masuk utama pada Sabtu, mengobrol dan tertawa sambil menunggu untuk memindai dan mencari penumpang wanita yang mengambil penerbangan domestik.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
timur tengah afghanistan taliban kabul wanita afghanistan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya