Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Akses Internet di Asia & Timur Tengah Terganggu Parah Usai Kabel Laut di Laut Merah Putus

tim langit 7 Senin, 08 September 2025 - 15:39 WIB
Akses Internet di Asia & Timur Tengah Terganggu Parah Usai Kabel Laut di Laut Merah Putus
LANGIT7.ID-Jakarta; Beberapa kabel laut di Laut Merah dilaporkan terputus dan membuat akses internet di sejumlah negara Asia dan Timur Tengah terganggu. Para ahli mengatakan insiden ini terjadi pada Minggu, meski penyebab pastinya belum diketahui.

Ada kekhawatiran bahwa kabel tersebut menjadi target dalam kampanye kelompok Houthi Yaman di Laut Merah. Namun, meski mereka mengaku melakukan serangan ke kapal sebagai tekanan agar Israel menghentikan perang di Gaza, Houthi sebelumnya sudah membantah pernah menyerang jalur kabel laut.

Kabel laut sendiri adalah salah satu tulang punggung internet selain satelit dan kabel darat. Biasanya, penyedia layanan internet punya banyak jalur cadangan sehingga bisa mengalihkan trafik kalau ada gangguan. Hanya saja, hal itu tetap bisa bikin akses internet jadi lebih lambat.

Beberapa Kabel Putus Dekat Arab Saudi

Microsoft lewat situs status resminya menyebut bahwa wilayah Timur Tengah “mungkin mengalami peningkatan keterlambatan (latency) karena putusnya kabel laut di Laut Merah.” Mereka menegaskan lalu lintas internet di luar kawasan Timur Tengah tidak terdampak.

NetBlocks, lembaga pemantau akses internet, mengonfirmasi adanya “sejumlah kabel bawah laut di Laut Merah yang putus hingga memperburuk koneksi internet di beberapa negara,” termasuk India dan Pakistan. Mereka menyebut ada gangguan pada sistem kabel SMW4 dan IMEWE dekat Jeddah, Arab Saudi.

SMW4 dikelola Tata Communications dari India, sementara IMEWE dikelola konsorsium yang dipimpin Alcatel Submarine Networks. Keduanya belum memberi komentar. Di Pakistan, operator besar PTCL memastikan ada gangguan kabel tersebut.

Sementara itu, pemerintah Arab Saudi sendiri tidak mengakui adanya masalah dan tak merespons permintaan komentar. Di Kuwait, pihak berwenang menyebut kabel FALCON GCX di Laut Merah juga terputus sehingga menimbulkan gangguan. Hal serupa juga dirasakan di Uni Emirat Arab, di mana pengguna internet di Dubai dan Abu Dhabi lewat jaringan Du dan Etisalat mengeluh koneksi jadi melambat, meski pemerintah tak mengeluarkan pernyataan resmi.

Kabel Laut Bisa Putus Karena Kecelakaan atau Serangan

Kabel bawah laut bisa rusak karena terkena jangkar kapal, tapi juga bisa disengaja lewat serangan. Proses perbaikannya butuh waktu berminggu-minggu karena kapal perbaikan harus mendeteksi dan mengangkat kabel dari dasar laut.

Putusnya kabel kali ini terjadi di tengah konflik Yaman, di mana kelompok Houthi masih melancarkan serangan ke Israel terkait perang Gaza. Israel merespons dengan serangan udara, termasuk yang menewaskan tokoh penting Houthi.

Awal 2024 lalu, pemerintah Yaman yang diakui dunia internasional sempat menuding Houthi berencana menyerang kabel laut di Laut Merah. Beberapa kabel memang sempat putus, kemungkinan karena kapal yang diserang Houthi menyeret jangkarnya, meski Houthi membantah bertanggung jawab.

Minggu pagi ini, saluran televisi satelit Houthi, al-Masirah, mengakui adanya gangguan kabel dengan mengutip laporan NetBlocks.

Menteri Informasi pemerintah Yaman, Moammar al-Eryani, mengatakan bahwa pemutusan kabel ini “tidak bisa dilepaskan dari serangkaian serangan langsung milisi Houthi.” Ia menegaskan, “Apa yang terjadi di Laut Merah seharusnya jadi peringatan keras bagi dunia internasional agar segera bersikap tegas menghentikan ancaman ini dan melindungi infrastruktur digital yang jadi urat nadi dunia modern.”

Houthi dan Eskalasi Konflik

Sejak November 2023 hingga Desember 2024, Houthi sudah menyerang lebih dari 100 kapal dengan rudal dan drone sebagai bagian dari kampanye pro-Palestina. Dari serangan itu, empat kapal tenggelam dan setidaknya delapan pelaut tewas.

Mereka sempat menghentikan serangan saat gencatan senjata singkat, tapi kemudian jadi sasaran serangan udara besar-besaran dari Amerika Serikat yang diperintahkan Presiden Donald Trump, sebelum akhirnya dicapai kesepakatan gencatan senjata baru.

Namun pada Juli lalu, Houthi kembali menenggelamkan dua kapal dan menewaskan setidaknya empat orang di dalamnya. Beberapa awak kapal lainnya disebut ditahan kelompok tersebut.

Serangan terbaru ini berlangsung saat peluang gencatan senjata baru di Gaza masih belum jelas. Sementara itu, masa depan perundingan antara AS dan Iran terkait program nuklir Teheran juga dipertanyakan setelah Israel melancarkan perang 12 hari ke Iran, di mana Amerika ikut membom tiga fasilitas nuklir negara itu. (*/bil/apnews)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)