Jadi Dosen Tamu di Unair, Anas Urbaningrum: Belum Ada Parpol Kuat di Indonesia
Tim langit 7
Selasa, 15 Oktober 2024 - 04:00 WIB
Anas Urbaningrum saat menjadi narasumber di Fisip Unair.
Anas Urbaningrum menyebutkan, di Indonesia belum ada partai politik (parpol) yang benar-benar kuat. Realitanya, di negara ini hanya ada parpol yang dikategorikan besar, menengah dan kecil sesuai peristiwa politik dengan basis electoral.
"Parpol kuat belum ada di Indonesia, parpol baru terkategori sebagai besar, menengah dan kecil terkait momen politik yang terjadi. Jadi bila pendekatan komprehensif yang berbasis ideal, partai kuat masih belum muncul," kata Anas Urbaningrum saat menjadi narasumber tamu dalam kuliah dengan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga (Unair), Senin (14/10/2024).
Baca juga:Sambangi Kampus UB Malang, Anas Urbaningrum Ingatkan Peran Aktif Mahasiswa dalam Demokrasi
Kedatangan Anas Urbaningrum tampak begitu istimewa bagi para mahasiswa. Mahasiswa mendapatkan wejangan langsung berupa kuliah umum.
Anas yang juga pernah mengenyam kuliah S1 di Fisip Unair ini menjelaskan kepada mahasiswa maupun beberapa dosen yang hadir tentang kondisi perpolitikan saat ini di Indonesia.
Bahkan, Anas pun mengingatkan kepada mahasiswa untuk tetap membaca buku agar lebih berkualitas.
Anas mengaku kedatangannya hanya untuk memberikan kuliah umum sembari bercerita tentang pengalaman dengan harapan bisa memberikan tambahan wawasan.
"Parpol kuat belum ada di Indonesia, parpol baru terkategori sebagai besar, menengah dan kecil terkait momen politik yang terjadi. Jadi bila pendekatan komprehensif yang berbasis ideal, partai kuat masih belum muncul," kata Anas Urbaningrum saat menjadi narasumber tamu dalam kuliah dengan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga (Unair), Senin (14/10/2024).
Baca juga:Sambangi Kampus UB Malang, Anas Urbaningrum Ingatkan Peran Aktif Mahasiswa dalam Demokrasi
Kedatangan Anas Urbaningrum tampak begitu istimewa bagi para mahasiswa. Mahasiswa mendapatkan wejangan langsung berupa kuliah umum.
Anas yang juga pernah mengenyam kuliah S1 di Fisip Unair ini menjelaskan kepada mahasiswa maupun beberapa dosen yang hadir tentang kondisi perpolitikan saat ini di Indonesia.
Bahkan, Anas pun mengingatkan kepada mahasiswa untuk tetap membaca buku agar lebih berkualitas.
Anas mengaku kedatangannya hanya untuk memberikan kuliah umum sembari bercerita tentang pengalaman dengan harapan bisa memberikan tambahan wawasan.