home global news

Menag: Indonesia Komitmen Ciptakan Perdamaian Dunia

Selasa, 14 September 2021 - 10:06 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (foto: kemenag.or.id)
Indonesia berkomitmen dalam menciptakan perdamaian dunia dan mengangkat kembali prinsip yang ditawarkan para pendiri bangsa untuk memperkuat tatanan internasional. Hal tersebut disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam pidato Konferensi Antaragama G20 yang dipusatkan di Italia secara virtual.

“Sebagai penduduk asli Hindia Belanda dan telah mengalami diskriminasi sistematis, penghinaan, dan ketidakadilan yang dilakukan kolonialisme Belanda, para pendiri kami berusaha untuk membangun sistem pemerintahan yang didasarkan pada prinsip penghormatan terhadap hak dan martabat yang sama untuk setiap manusia,” ujar Yaqut, Senin (13/9) malam.

Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi tema Konferensi Antaragama G20 tahun ini, yaitu: “Kami tidak akan saling membunuh. Kami tidak akan saling membenci. Kita akan saling memaafkan”. Menurut dia, tema ini relevan dengan visi masyarakat Indonesia.

Baca Juga:Menag: Program Vaksin di Pesantren Sangat Strategis

Sejalan dengan itu, pada tahun 1945, para pendiri bangsa Indonesia mengembangkan, dan menawarkan kepada dunia, seperangkat prinsip universal yang dapat membantu melestarikan dan memperkuat tatanan internasional.

Pertama, memperlakukan orang lain secara adil dan setara, tanpa memandang suku atau agama; tanpa permusuhan atau kebencian; dan tanpa berusaha untuk meminggirkan atau menghilangkan orang lain. Kedua, menerima dan menghormati negara bangsa yang berdaulat sebagai sistem politik yang mengikat rakyat setiap bangsa, tanpa menyebarkan atau mengejar agenda supremasi vis-a-vis bangsa lain.

Baca Juga:Tegakkan Keadilan dan Jalankan Perintah Agama, Alasan Pejuang Lawan Penjajah
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
yaqut cholil qoumas kemenag perdamaian
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya