Hakim ICC yang Tangani Kasus Netanyahu Mengundurkan Diri, Proses Penahanan Terancam Tertunda
Nabil
Sabtu, 26 Oktober 2024 - 05:30 WIB
Hakim ICC yang Tangani Kasus Netanyahu Mengundurkan Diri, Proses Penahanan Terancam Tertunda
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Pengadilan Pidana Internasional (ICC) pada Jumat (26/10) mengumumkan penggantian salah satu hakim yang menangani permintaan penuntutan untuk menerbitkan surat perintah penangkapan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Penggantian ini dilakukan karena alasan kesehatan dan berpotensi menimbulkan penundaan lebih lanjut dalam kasus tersebut.
Pada Mei lalu, para jaksa meminta surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan Menteri Pertahanannya Yoav Gallant, serta tiga pemimpin Hamas. Mereka menyatakan ada alasan kuat bahwa para pejabat tersebut telah melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Presiden ICC menyampaikan bahwa hakim ketua dalam kasus ini, magistrat Romania Iulia Motoc, meminta pengunduran diri karena alasan kesehatan pada hari Jumat dan langsung digantikan oleh hakim ICC Slovenia Beti Hohler. Penggantian ini diperkirakan akan semakin menunda keputusan tentang kemungkinan penahanan dalam kasus konflik Gaza, karena hakim baru akan membutuhkan waktu untuk memahami berkas-berkas pengajuan.
Pada Mei lalu, para jaksa meminta surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan Menteri Pertahanannya Yoav Gallant, serta tiga pemimpin Hamas. Mereka menyatakan ada alasan kuat bahwa para pejabat tersebut telah melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Presiden ICC menyampaikan bahwa hakim ketua dalam kasus ini, magistrat Romania Iulia Motoc, meminta pengunduran diri karena alasan kesehatan pada hari Jumat dan langsung digantikan oleh hakim ICC Slovenia Beti Hohler. Penggantian ini diperkirakan akan semakin menunda keputusan tentang kemungkinan penahanan dalam kasus konflik Gaza, karena hakim baru akan membutuhkan waktu untuk memahami berkas-berkas pengajuan.
(lam)