home global news

Kondisi Mengerikan Tahanan Gaza di Penjara Israel, Dipaksa Berteriak dalam Bahasa Ibrani

Jum'at, 01 November 2024 - 07:20 WIB
Kondisi Mengerikan Tahanan Gaza di Penjara Israel, Dipaksa Berteriak dalam Bahasa Ibrani
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Dua organisasi hak asasi manusia Palestina melaporkan tahanan dari Gaza yang ditahan di Penjara Ofer Israel dekat Ramla menghadapi "kondisi yang merendahkan martabat dan mengejutkan."

Laporan yang dirilis oleh Komisi Urusan Tahanan dan Perhimpunan Tahanan Palestina pada Rabu ini didasarkan pada kunjungan pengacara untuk menemui enam tahanan Gaza.

Baca juga: Untuk informasi terbaru mengenai konflik di timur tengah, kunjungi halaman ini.

Berdasarkan temuan lapangan, mereka mengungkap "kondisi tragis dan cerita mengejutkan tentang penyiksaan dan penganiayaan", termasuk praktik yang diklaim sebagai penyiksaan sistematis.

Menurut organisasi HAM tersebut, pihak penjara terus "merampas hak-hak tahanan dengan cara yang termasuk penganiayaan", dan menggambarkan penyiksaan sebagai "pengalaman utama" bagi para tahanan Gaza.

Para tahanan melaporkan dipaksa berteriak "terima kasih, Kapten (kepala penjara)" dalam bahasa Ibrani, dengan hukuman bagi mereka yang menolak. Mereka juga mengklaim tidak mendapat perawatan kesehatan dan dipaksa duduk dalam posisi yang merendahkan.

Organisasi HAM menyebutkan para tahanan menderita kedinginan, terutama di malam hari, karena pakaian hangat dan selimut yang tidak memadai.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya