Ribuan Warga Eropa Turun ke Jalan, Kecam Serangan Israel ke Gaza dan Lebanon
Nabil
Senin, 04 November 2024 - 06:20 WIB
Ribuan Warga Eropa Turun ke Jalan, Kecam Serangan Israel ke Gaza dan Lebanon
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Aksi protes pecah di berbagai kota di Eropa, termasuk Stockholm, Amsterdam, dan Wina. Ratusan demonstran turun ke jalan pada hari Sabtu untuk menyuarakan kemarahan mereka terhadap aksi militer Israel di Jalur Gaza dan Lebanon.
Para demonstran berkumpul di kawasan Odenplan, berbondong-bondong menuju Parlemen Swedia sambil membawa model boneka bayi yang melambangkan anak-anak yang tewas di Gaza. Mereka meneriakkan slogan seperti "Bebaskan Palestina," "Bebaskan Gaza," dan "Hentikan genosida."
Baca juga: Untuk informasi terbaru mengenai konflik di timur tengah, kunjungi halaman ini.
"Saya ingin menyampaikan kepada semua yang tidak ikut dalam protes bahwa ini bukan hanya tentang Palestina. Rezim Zionis ingin memperluas wilayahnya dan melibatkan AS dan Uni Eropa dalam perang melawan negara-negara seperti Iran," ujar aktivis Swedia, Sofia Johansson.
Di Amsterdam, ratusan orang berkumpul di Dam Square untuk memprotes genosida di Gaza dan Deklarasi Balfour 1917 yang memfasilitasi pendudukan Palestina. Para pembicara mengkritik pemerintah Barat, terutama Belanda, AS, Inggris, dan Jerman, atas dukungan mereka terhadap tindakan Israel, sambil menyatakan harapan agar lembaga internasional bertindak menghentikan konflik.
Para demonstran yang membawa bendera Palestina dan Lebanon meneriakkan slogan seperti "Malu pada kalian, Belanda, tangan kalian berlumuran darah" dan "Israel mengebom, Belanda yang membiayai."
Di Wina, para aktivis juga berkumpul di Columbusplatz Square dengan membawa spanduk bertuliskan: "Netanyahu Pembunuh" dan "Bebaskan Palestina."
Para demonstran berkumpul di kawasan Odenplan, berbondong-bondong menuju Parlemen Swedia sambil membawa model boneka bayi yang melambangkan anak-anak yang tewas di Gaza. Mereka meneriakkan slogan seperti "Bebaskan Palestina," "Bebaskan Gaza," dan "Hentikan genosida."
Baca juga: Untuk informasi terbaru mengenai konflik di timur tengah, kunjungi halaman ini.
"Saya ingin menyampaikan kepada semua yang tidak ikut dalam protes bahwa ini bukan hanya tentang Palestina. Rezim Zionis ingin memperluas wilayahnya dan melibatkan AS dan Uni Eropa dalam perang melawan negara-negara seperti Iran," ujar aktivis Swedia, Sofia Johansson.
Di Amsterdam, ratusan orang berkumpul di Dam Square untuk memprotes genosida di Gaza dan Deklarasi Balfour 1917 yang memfasilitasi pendudukan Palestina. Para pembicara mengkritik pemerintah Barat, terutama Belanda, AS, Inggris, dan Jerman, atas dukungan mereka terhadap tindakan Israel, sambil menyatakan harapan agar lembaga internasional bertindak menghentikan konflik.
Para demonstran yang membawa bendera Palestina dan Lebanon meneriakkan slogan seperti "Malu pada kalian, Belanda, tangan kalian berlumuran darah" dan "Israel mengebom, Belanda yang membiayai."
Di Wina, para aktivis juga berkumpul di Columbusplatz Square dengan membawa spanduk bertuliskan: "Netanyahu Pembunuh" dan "Bebaskan Palestina."