Ritual Sesajen di Bawah Pohon, 9 Orang Tewas Terhantam Batang Pohon Besar
Tim langit 7
Selasa, 05 November 2024 - 07:40 WIB
Ritual Sesajen di Bawah Pohon, 9 Orang Tewas Terhantam Batang Pohon Besar
LANGIT7.ID-,Makassar;Peristiwa tragis dengan mengatasnamakan ritual agama berakhir mengenaskan.Kejadian yang memakan korban jiwa ini karena tertimpa pohon usai melakukan ritual sesajen di kawasan situs Pettabulue. MUI Sulsel pun beri peringatan keras karena perilaku itu termasuk syirik( menyekutukan Tuhan).
Kronologi kejadian para korban datang berwisata ke Desa Mattabulu di Situs Pettabulue Matanre, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Ahad, 3 November 2024,sembari menggelar ritual sesajen.
Sekitar pukul 11. 00 Wita, tiba-tiba hujan disertai angin kencang melanda. Bahkan kesaksian dari kalangan korban, sempat terdengar suara petir, dan seketika menyambar pohon tempat mereka menggelar ritual. Akibatnya, beberapa tangkai pohon besar jatuh dan menimpa para korban. Kejadian ini menewaskan 9 orang wisatawan dan 8 orang lainnya luka-luka.
Hal itu dibenarkan oleh humas Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Soppeng, Rudinang.
Dalam sebuah video yang beredar, batang pohon memang terlihat sangat besar. Dan di bawah pohon tersebut banyak korban terjebak.
BPBD Kabupaten Soppeng telah memastikan seluruh korban sudah dievakuasi. “Semua korban sudah dievakuasi.
Kapolres Soppeng AKBP Muh Yusuf Usman mengatakan, awalnya para wisatawan datang dengan maksud berwisata di Situs Pettabulue Matanre, Desa Matabulu. Mereka membawa makanan sesajian dengan niat membayar hajatan.
Kronologi kejadian para korban datang berwisata ke Desa Mattabulu di Situs Pettabulue Matanre, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Ahad, 3 November 2024,sembari menggelar ritual sesajen.
Sekitar pukul 11. 00 Wita, tiba-tiba hujan disertai angin kencang melanda. Bahkan kesaksian dari kalangan korban, sempat terdengar suara petir, dan seketika menyambar pohon tempat mereka menggelar ritual. Akibatnya, beberapa tangkai pohon besar jatuh dan menimpa para korban. Kejadian ini menewaskan 9 orang wisatawan dan 8 orang lainnya luka-luka.
Hal itu dibenarkan oleh humas Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Soppeng, Rudinang.
Dalam sebuah video yang beredar, batang pohon memang terlihat sangat besar. Dan di bawah pohon tersebut banyak korban terjebak.
BPBD Kabupaten Soppeng telah memastikan seluruh korban sudah dievakuasi. “Semua korban sudah dievakuasi.
Kapolres Soppeng AKBP Muh Yusuf Usman mengatakan, awalnya para wisatawan datang dengan maksud berwisata di Situs Pettabulue Matanre, Desa Matabulu. Mereka membawa makanan sesajian dengan niat membayar hajatan.