Menakjubkan! Ultras PSG Ciptakan Maha Karya Spanduk Palestina di Liga Champions
Nabil
Jum'at, 08 November 2024 - 07:20 WIB
Menakjubkan! Ultras PSG Ciptakan Maha Karya Spanduk Palestina di Liga Champions
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Aksi menggetarkan terjadi di Stadion Parc des Princes saat kelompok ultras Paris Saint-Germain (PSG) membentangkan spanduk raksasa pro-Palestina yang menakjubkan sebelum laga Liga Champions melawan Atletico Madrid. Karya seni suporter berukuran spektakuler 50 meter x 20 meter ini menghiasi dua tingkat tribun belakang gawang PSG.
Spanduk megah tersebut menampilkan perpaduan indah bendera Palestina dan Lebanon dengan gambar ikonik Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur sebagai pusatnya. Detail artistik spanduk juga dilengkapi peta historis Palestina dan pesan menyentuh "Perang di lapangan, tapi damai di dunia."
Namun, keindahan aksi damai ini justru memancing kemarahan Menteri Dalam Negeri Prancis, Bruno Retailleau. "Spanduk ini tidak seharusnya ada di stadion," tegasnya dengan nada keras. Ia bahkan menuntut penjelasan dari klub dan mengancam akan memberikan sanksi jika kejadian serupa terulang.
Menariknya, badan sepak bola Eropa UEFA justru memandang aksi kreatif ini dari sudut berbeda. UEFA menyatakan PSG tidak akan mendapat sanksi karena spanduk tersebut tidak mengandung unsur provokatif atau menghina.
"Tidak akan ada kasus disipliner karena spanduk yang dibentangkan dalam kasus ini tidak bisa dianggap provokatif atau menghina," jelas juru bicara UEFA.
Selama pertandingan, kreativitas suporter PSG kembali terpancar lewat pesan bermakna mendalam: "Apakah nyawa anak-anak di Gaza kurang berharga dibanding yang lain?"
PSG sendiri mengaku tidak mengetahui rencana penampilan karya seni suporter ini. "PSG menegaskan bahwa Parc des Princes adalah tempat bersatunya hasrat sepak bola dan dengan tegas menentang pesan politik apapun di stadionnya," tutur klub dalam pernyataan resmi.
Spanduk megah tersebut menampilkan perpaduan indah bendera Palestina dan Lebanon dengan gambar ikonik Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur sebagai pusatnya. Detail artistik spanduk juga dilengkapi peta historis Palestina dan pesan menyentuh "Perang di lapangan, tapi damai di dunia."
Namun, keindahan aksi damai ini justru memancing kemarahan Menteri Dalam Negeri Prancis, Bruno Retailleau. "Spanduk ini tidak seharusnya ada di stadion," tegasnya dengan nada keras. Ia bahkan menuntut penjelasan dari klub dan mengancam akan memberikan sanksi jika kejadian serupa terulang.
Menariknya, badan sepak bola Eropa UEFA justru memandang aksi kreatif ini dari sudut berbeda. UEFA menyatakan PSG tidak akan mendapat sanksi karena spanduk tersebut tidak mengandung unsur provokatif atau menghina.
"Tidak akan ada kasus disipliner karena spanduk yang dibentangkan dalam kasus ini tidak bisa dianggap provokatif atau menghina," jelas juru bicara UEFA.
Selama pertandingan, kreativitas suporter PSG kembali terpancar lewat pesan bermakna mendalam: "Apakah nyawa anak-anak di Gaza kurang berharga dibanding yang lain?"
PSG sendiri mengaku tidak mengetahui rencana penampilan karya seni suporter ini. "PSG menegaskan bahwa Parc des Princes adalah tempat bersatunya hasrat sepak bola dan dengan tegas menentang pesan politik apapun di stadionnya," tutur klub dalam pernyataan resmi.