Kerusuhan Pecah di Amsterdam, Suporter Israel Serang Warga dan Bakar Bendera Palestina
Nabil
Sabtu, 09 November 2024 - 08:05 WIB
Kerusuhan Pecah di Amsterdam, Suporter Israel Serang Warga dan Bakar Bendera Palestina
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Ketegangan meningkat di Amsterdam setelah pendukung klub sepak bola Israel, Maccabi Tel Aviv, mengamuk di jalanan kota pada Kamis malam. Mereka merobek bendera Palestina dari properti pribadi dan meneriakkan slogan-slogan provokatif, berdasarkan laporan yang beredar.
Insiden kekerasan ini terjadi sebelum dan sesudah pertandingan Maccabi melawan Ajax. Suporter Israel terlihat bentrok dengan warga setempat, merusak properti, dan membakar bendera Palestina.
Video yang viral di media sosial menunjukkan fans Maccabi tidak hanya merusak properti pribadi, tapi juga menyerang sopir taksi lokal dan bahkan berkonfrontasi dengan petugas keamanan.
Baca juga: Kementerian Luar Negeri Palestina Mengecam Keras Aksi Kekerasan Anti-Arab di Amsterdam, Desak Pemerintah Belanda Ambil Tindakan Tegas
Editor berita Max Blumenthal berkomentar pada Jumat tentang rekaman yang beredar: "Banyak video menunjukkan preman sepak bola Israel merusak properti di Amsterdam, menyerang polisi dan warga, serta merobek bendera Palestina. Sekarang kelompok fasis ini berperan sebagai korban dan menunggu evakuasi kembali ke permukiman mereka."
Jurnalis sepak bola Leyla Hamed juga membenarkan cerita Blumenthal: "Preman dari klub Israel Maccabi Tel Aviv berbaris di jalanan Amsterdam... Mereka mencuri bendera Palestina dari rumah-rumah dan bahkan membakar bendera Palestina."
Setelah gelombang kekerasan oleh fans Maccabi, pejabat Israel menyebut insiden tersebut sebagai "kekerasan terhadap warga Israel."
Insiden kekerasan ini terjadi sebelum dan sesudah pertandingan Maccabi melawan Ajax. Suporter Israel terlihat bentrok dengan warga setempat, merusak properti, dan membakar bendera Palestina.
Video yang viral di media sosial menunjukkan fans Maccabi tidak hanya merusak properti pribadi, tapi juga menyerang sopir taksi lokal dan bahkan berkonfrontasi dengan petugas keamanan.
Baca juga: Kementerian Luar Negeri Palestina Mengecam Keras Aksi Kekerasan Anti-Arab di Amsterdam, Desak Pemerintah Belanda Ambil Tindakan Tegas
Editor berita Max Blumenthal berkomentar pada Jumat tentang rekaman yang beredar: "Banyak video menunjukkan preman sepak bola Israel merusak properti di Amsterdam, menyerang polisi dan warga, serta merobek bendera Palestina. Sekarang kelompok fasis ini berperan sebagai korban dan menunggu evakuasi kembali ke permukiman mereka."
Jurnalis sepak bola Leyla Hamed juga membenarkan cerita Blumenthal: "Preman dari klub Israel Maccabi Tel Aviv berbaris di jalanan Amsterdam... Mereka mencuri bendera Palestina dari rumah-rumah dan bahkan membakar bendera Palestina."
Setelah gelombang kekerasan oleh fans Maccabi, pejabat Israel menyebut insiden tersebut sebagai "kekerasan terhadap warga Israel."