Berawal dari Lemari Plastik, Muslim Ini Punya 2200 Mitra Budi Daya Lobster Air Tawar
Mahmuda attar hussein
Rabu, 15 September 2021 - 16:47 WIB
Salah satu jenis lobster. Foto: Langit7/Istock
Dengan kandungan gizi yang baik dan rendah kolesterol, lobster air tawar menjadi alternatif bagi penikmat hewan bercapit ini menghindari gangguan kesehatan. Minat lobster air tawar untuk kebutuhan konsumsi terus meningkat hingga saat ini dan menjadi peluang bisnis yang cukup menjanjikan.
Muslim asal Klaten, Jawa Tengah, Gemma Pakubumi melihat bisnis budi daya lobster air tawar memberikan penghasilan yang menggiurkan. Gemma memulai bisnis lobster tahun lalu. Gemma merintis usahanya sejak masih duduk di bangku kuliah dengan menggunakan peralatan seadanya.
Saat itu, keterbatasan yang dimilikinya tidak menjadikan halangan untuk terus mengembangkan usahanya. Bahkan, saat memulai usahanya, Gemma diketahui menggunakan lemari plastik pakaiannya saat masih ngekos sebagai wadah untuk pembiakkan lobster air tawar.
Namun siapa sangka, berkat perjuangannya, kini ia telah berhasil mengembangkan budi daya lobster air tawar yang diberi nama Gemma Farm Pusat Budi Daya Lobster Air Tawar Indonesia yang berpusat di Klaten, Jawa Tengah. Menurut pengakuan Manajer Operasional Gemma Farm, Dimas Rahmad, sang pemilik, Gemma memiliki kegigihan tinggi dalam merintis usahanya saat itu.
“11 tahun lalu, Gemma merintis usaha ini. Saat itu, dia masih ngekos dan menjadikan lemari plastik pakaiannya sebagai wadah untuk memelihara lobster. Jadi, ketika temannya datang ke kosan pada kaget karena isi lemarinya lobster semua,” kisahnya dikanal Youtube DNTrust.
Baca juga:Kurangi Pengangguran, Berdayakan Emak-emak dari Nilai Tambah Produk Olahan Lele
Segala proses budi daya kala itu dilakukan secara mandiri oleh Gemma, mulai dari pembuatan kolam, pemilihan indukan, perawatan lobster dan air, serta riset. Semua proses yang dilewatinya itu, kini membuatnya paham betul dalam menghasilkan lobster yang berkualitas baik.
Muslim asal Klaten, Jawa Tengah, Gemma Pakubumi melihat bisnis budi daya lobster air tawar memberikan penghasilan yang menggiurkan. Gemma memulai bisnis lobster tahun lalu. Gemma merintis usahanya sejak masih duduk di bangku kuliah dengan menggunakan peralatan seadanya.
Saat itu, keterbatasan yang dimilikinya tidak menjadikan halangan untuk terus mengembangkan usahanya. Bahkan, saat memulai usahanya, Gemma diketahui menggunakan lemari plastik pakaiannya saat masih ngekos sebagai wadah untuk pembiakkan lobster air tawar.
Namun siapa sangka, berkat perjuangannya, kini ia telah berhasil mengembangkan budi daya lobster air tawar yang diberi nama Gemma Farm Pusat Budi Daya Lobster Air Tawar Indonesia yang berpusat di Klaten, Jawa Tengah. Menurut pengakuan Manajer Operasional Gemma Farm, Dimas Rahmad, sang pemilik, Gemma memiliki kegigihan tinggi dalam merintis usahanya saat itu.
“11 tahun lalu, Gemma merintis usaha ini. Saat itu, dia masih ngekos dan menjadikan lemari plastik pakaiannya sebagai wadah untuk memelihara lobster. Jadi, ketika temannya datang ke kosan pada kaget karena isi lemarinya lobster semua,” kisahnya dikanal Youtube DNTrust.
Baca juga:Kurangi Pengangguran, Berdayakan Emak-emak dari Nilai Tambah Produk Olahan Lele
Segala proses budi daya kala itu dilakukan secara mandiri oleh Gemma, mulai dari pembuatan kolam, pemilihan indukan, perawatan lobster dan air, serta riset. Semua proses yang dilewatinya itu, kini membuatnya paham betul dalam menghasilkan lobster yang berkualitas baik.