MBS Ultimatum! Arab Saudi Tuntut Israel Hentikan Perang Gaza dan Lebanon, Ini Dampak Globalnya!
Nabil
Selasa, 12 November 2024 - 06:11 WIB
MBS Ultimatum! Arab Saudi Tuntut Israel Hentikan Perang Gaza dan Lebanon, Ini Dampak Globalnya!
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Arab Saudi melalui Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) mengeluarkan tuntutan tegas agar Israel segera menghentikan agresi militernya di Gaza dan Lebanon. Pernyataan ini disampaikan pada pembukaan KTT gabungan Liga Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Riyadh, Senin.
MBS mengecam keras pembantaian yang dilakukan terhadap rakyat Palestina dan Lebanon. Dia mendesak Israel untuk menahan diri dari tindakan agresif lebih lanjut dan mengajak dunia internasional mengakui kedaulatan negara Palestina.
Baca juga: Pertama dalam Sejarah, Palestina Jadi Isu Krusial Politik Domestik AS
Sekretaris Jenderal Liga Arab, Ahmed Aboul Gheit, turut mengutuk operasi militer Israel di Gaza dan Lebanon. Menurutnya, kata-kata tidak cukup menggambarkan penderitaan rakyat Palestina. "Tindakan Israel terhadap rakyat Palestina merusak upaya perdamaian berkelanjutan. Hanya dengan keadilan kita bisa mencapai perdamaian abadi," tegas Gheit.
Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati menyampaikan bahwa negaranya menghadapi krisis yang mengancam eksistensi Lebanon, sementara Israel terus menyerang Hezbollah.
Baca juga: Kelaparan Mengancam Gaza, Israel Masih Keras Kepala
Wakil Presiden Pertama Iran Mohammad Reza Aref mengecam pembunuhan pemimpin Hamas dan Hezbollah oleh Israel sebagai "terorisme terorganisir". KTT ini dihadiri oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, PM Pakistan Shehbaz Sharif, dan Presiden Nigeria Bola Tinubu.
MBS mengecam keras pembantaian yang dilakukan terhadap rakyat Palestina dan Lebanon. Dia mendesak Israel untuk menahan diri dari tindakan agresif lebih lanjut dan mengajak dunia internasional mengakui kedaulatan negara Palestina.
Baca juga: Pertama dalam Sejarah, Palestina Jadi Isu Krusial Politik Domestik AS
Sekretaris Jenderal Liga Arab, Ahmed Aboul Gheit, turut mengutuk operasi militer Israel di Gaza dan Lebanon. Menurutnya, kata-kata tidak cukup menggambarkan penderitaan rakyat Palestina. "Tindakan Israel terhadap rakyat Palestina merusak upaya perdamaian berkelanjutan. Hanya dengan keadilan kita bisa mencapai perdamaian abadi," tegas Gheit.
Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati menyampaikan bahwa negaranya menghadapi krisis yang mengancam eksistensi Lebanon, sementara Israel terus menyerang Hezbollah.
Baca juga: Kelaparan Mengancam Gaza, Israel Masih Keras Kepala
Wakil Presiden Pertama Iran Mohammad Reza Aref mengecam pembunuhan pemimpin Hamas dan Hezbollah oleh Israel sebagai "terorisme terorganisir". KTT ini dihadiri oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, PM Pakistan Shehbaz Sharif, dan Presiden Nigeria Bola Tinubu.