home wirausaha syariah

Indonesia Presiden G20, Manfaatkan untuk Pemulihan Ekonomi

Rabu, 15 September 2021 - 19:15 WIB
Indonesia presiden G20. Foto: Langit7/Istock
Indonesia pertama kali terpilih menjadi Presidensi G20. Indonesia akan memanfaatkan hal tersebut untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Seperti diketahui, penetapan Indonesia sebagai tuan rumah Presidensi G20 terjadi di dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Riyadh, Arab Saudi, pada November tahun lalu. Dalam konferensi tersebut, Indonesia akan menjadi Presidensi G20 yang akan berlangsung pada 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Platte mengatakan, serah terima Presidensi G20 dari Italia kepada Indonesia akan dilaksanakan pada KTT G20 atau G20 Summit di Roma, Italia, pada 30-31 Oktober 2021 mendatang. Selain memanfaatkannya untuk pemulihan ekonomi nasional, hal itu juga menjadi ajang bagi Indonesia dalam menampilkan kepemimpinan global.

“Khususnya, untuk memajukan kerjasama dan kolaborasi dalam upaya mempercepat pemulihan ekonomi global dan membangun ketahanan global yang berkelanjutan,” jelasnya secara virtual, dalam Kick Off Press Briefing G20 Presidensi Indonesia, Selasa (14/9).

Baca juga:Kominfo Gunakan Seluruh Jalur Komunikasi Sukseskan Presidensi G20

Sebagai Ketua Bidang Komunikasi dan Media di Presidensi G20, Johnny juga menyebutkan jabatan dan tugas masing-masing pihak yang bertugas nantinya.

Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto sebagai Ketua I Bidang Sherpa Track, Menteri Luar Negeri Retno L. P. Marsudi sebagai Ketua II Bidang Sherpa Track, Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai Ketua I Bidang Finance Track, Gubernur Bank Indonesia sebagai Ketua II Bidang Finance Track, serta Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan sebagai Ketua Bidang Dukungan Penyelenggaraan Acara.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
indonesia presidensi g20 pemulihan ekonomi
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya