Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Indonesia Presiden G20, Manfaatkan untuk Pemulihan Ekonomi

mahmuda attar hussein Rabu, 15 September 2021 - 19:15 WIB
Indonesia Presiden G20, Manfaatkan untuk Pemulihan Ekonomi
Indonesia presiden G20. Foto: Langit7/Istock
LANGIT7.ID, Jakarta - Indonesia pertama kali terpilih menjadi Presidensi G20. Indonesia akan memanfaatkan hal tersebut untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Seperti diketahui, penetapan Indonesia sebagai tuan rumah Presidensi G20 terjadi di dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Riyadh, Arab Saudi, pada November tahun lalu. Dalam konferensi tersebut, Indonesia akan menjadi Presidensi G20 yang akan berlangsung pada 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Platte mengatakan, serah terima Presidensi G20 dari Italia kepada Indonesia akan dilaksanakan pada KTT G20 atau G20 Summit di Roma, Italia, pada 30-31 Oktober 2021 mendatang. Selain memanfaatkannya untuk pemulihan ekonomi nasional, hal itu juga menjadi ajang bagi Indonesia dalam menampilkan kepemimpinan global.

“Khususnya, untuk memajukan kerjasama dan kolaborasi dalam upaya mempercepat pemulihan ekonomi global dan membangun ketahanan global yang berkelanjutan,” jelasnya secara virtual, dalam Kick Off Press Briefing G20 Presidensi Indonesia, Selasa (14/9).

Baca juga: Kominfo Gunakan Seluruh Jalur Komunikasi Sukseskan Presidensi G20

Sebagai Ketua Bidang Komunikasi dan Media di Presidensi G20, Johnny juga menyebutkan jabatan dan tugas masing-masing pihak yang bertugas nantinya.

Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto sebagai Ketua I Bidang Sherpa Track, Menteri Luar Negeri Retno L. P. Marsudi sebagai Ketua II Bidang Sherpa Track, Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai Ketua I Bidang Finance Track, Gubernur Bank Indonesia sebagai Ketua II Bidang Finance Track, serta Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan sebagai Ketua Bidang Dukungan Penyelenggaraan Acara.

“Dari semua jalur pertemuan atau sherpa maupun finance track, memiliki agenda dan isu prioritasnya masing-masing yang merupakan turunan dari tema besar presidensi G20 Indonesia, yakni Recover Together, Recover Stronger,” jelasnya.

Baca juga: Kesadaran Rendah, Pemerintah Imbau Konsumen Lebih Bijak Gunakan Pinjaman Online

Sementara untuk teknis penyelengaraan, lanjut Johnny, akan ada 150 kegiatan berupa rapat yang terbagi dalam dua jalur. Sherpa Track yang akan dimulai pada 7-8 Desember dan Finance Track yang berlangsung dari 9 -10 Desember 2021.

Johnny menjelaskan, rapat tersebut akan dilakukan secara maraton, baik di tempat puncak acara yang akan ditetapkan mau pun di beberapa tempat lain nantinya ditentukan.

"Untuk puncak acara Presidensi KTT G20 atau G20 Leader Summit direncanakan akan dilaksanakan di Bali, tapi untuk lokasi persisnya masih belum ditetapkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, pertemuan G20 Summit Indonesia akan menerapkan dua metode, yakni virtual dan tatap muka dengan tetap mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19. Dalam hal ini, pemerintah memastikan pertemuan G20 nanti akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan penilaian sesuai dengan saran World Health Organization.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
TOPIK TERPOPULER
Terpopuler 0 doa
4 snbt
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)