LANGIT7.ID, Surakarta - Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. KH. Haedar Nashir menegaskan Muhammadiyah siap menjadi kekuatan ekonomi yang besar di Indonesia.
Menurut Haedar Nashir dengan kekuatan ekonomi, Muhammadiyah dapat menentukan kondisi negara, terutama di bidang sosial politik.
“
Insya Allah jika dimobilisasi dengan baik, 5-10 tahun depan kita akan jadi kekuatan ekonomi yang besar dari gerakan Islam ini,” kata Haedar Nashir dalam pidato iftitah sidang
Muktamar Muhammadiyah di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (19/11/2022) sore.
Haedar menambahkan, Muhammadiyah punya modal amal usaha yang unggul dan kekuatan ekonomi, jalan untuk berdakwah, jalan untuk kepentingan negosiasi politik dan sosial jauh lebih mudah karena bukti menunjukkan bahwa kekuatan ekonomi menentukan dinamika negara.
"Kita punya potensi itu,” tegas Haedar.
Baca juga: Berpeluang Pimpin Muhammadiyah, Muhadjir: Terpilih Alhamdulillah, Tidak Juga AlhamdulillahOleh karena itu, dia mendorong para ahli ekonomi dan pengusaha di Muhammadiyah berhimpun untuk bisa mengembangkan bisnis secara serius dari level umkm hingga korporasi.
Sementara Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) PP
Muhammadiyah Herry Zudianto, mengungkapkan saat ini Muhammadiyah tengah melakukan pembentukan perusahaan holding yang diharapkan bisa mengkonsolidasikan Badan Usaha Milik Muhammadiyah (BUMM).
Baca juga: Jokowi Pastikan Ruang Syiar Islam di Indonesia Lebih Terbuka Dibanding Negara Lain “Sehingga bisa tertata dengan baik, terkonsolidasi lebih baik dengan pertanggungjawaban yang lebih baik, karena tentunya saat ini banyak perusahaan-perusahaan yang status-statusnya masih belum clear 100% bahwa itu milik Muhammadiyah,” jelas mantan Wali Kota Yogyakarta itu.
(sof)